400 Truk Angkut Patung Garuda Wisnu dari Bandung ke Bali

Kompas.com - 22/08/2013, 22:57 WIB
Kepala Garuda yang merupakan bagian dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini akan segera dilanjutkan pembangunannya. Muhammad HasanudinKepala Garuda yang merupakan bagian dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini akan segera dilanjutkan pembangunannya.
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com — Perancang patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), seniman Nyoman Nuarta, menyiapkan 400 truk tronton untuk mengangkut potongan-potongan patung GWK dari Bandung ke Bali. Proses pengangkutan sudah dilakukan secara bertahap sejak 6 bulan lalu dan akan terus berlangsung hingga patung selesai dengan target 3 tahun mendatang.

"Saya sudah 6 bulan lalu lebih memulai. Sebagian sudah dikirim ke sini, sebagian di Bandung. Rencananya 400 tronton yang mengangkut ke Bali," ujar Nuarta saat konferensi pers menjelang peletakan batu pertama di kawasan Taman Budaya GWK, Kamis (22/8/2013).

Patung setinggi 126 meter tersebut terbuat dari tembaga dan kuningan dengan struktur kulit patung dari baja. Proses pengerjaan patung berbobot 3.000 ton tersebut selama ini berlangsung di Bandung, tepatnya di studio milik Nuarta. Ia harus memotong-motong bagian patung untuk dibawa ke Bali dan akan kembali dirangkai di Taman Budaya GWK.

"Saya yakin 3 tahun bisa selesaikan patung itu," ucap Nuarta.

Seperti diberitakan, setelah sempat terhenti cukup lama sekitar 16 tahun, pembangunan patung GWK akan segera dimulai kembali. Pihak yayasan GWK menggandeng investor PT Garuda Adhimatra Indonesia (PT GAIN) untuk merampungkan megaproyek yang diperkirakan menelan dana hingga Rp 450 miliar ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X