Kuasa Hukum Pejabat Unsoed Ajukan Penangguhan Penahanan

Kompas.com - 22/08/2013, 21:16 WIB
Civitas akademika Unsoed Purwokerto terkejuat atas penahanan rektornya. KOMPAS/GREG MAGNUS FINESSOCivitas akademika Unsoed Purwokerto terkejuat atas penahanan rektornya.
|
EditorKistyarini

PURWOKERTO, KOMPAS.com– Kuasa hukum para pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, mengajukan penangguhan penahanan terhadap para kliennya. Mereka menilai Kejaksaan Negeri Purwokerto tidak perlu melakukan penahanan karena selama ini para tersangka selalu kooperatif.

Anggota Tim Advokasi Nonlitigasi Unsoed Hibnu Nugroho,mengatakan, pengajuan penangguhan penahanan dilakukan karena selama ini Rektor Edy Yuwono selalu proaktif dan kooperatif. Selain itu, kata dia, penahanan di tingkat peradilan sebetulnya hanya untuk percepatan persidangan, sedangkan di tingkat penyidikan karena ada kekhawatiran menghilangkan barang bukti atau melarikan diri.

"Kalau ini tidak, kemungkinan para tersangka ditahan karena penyidikan sudah selesai," kata Hibnu Nugroho di Purwokerto, Kamis (22/8/2013).

Juru bicara kuasa hukum Rektor Unsoed, Arif Supratiknyo, mengatakan mereka sudah mengajukan penangguhan penahanan. "Kami sudah minta tanda-tangan istri para tersangka untuk penangguhan penahanan," katanya.

Pembantu Rektor 1 Unsoed, Masyedi Sumaryadi, mengaku secara kelembagaan, Unsoed akan membentuk tim kuasa hukum yang baru untuk membela para tersangka.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Purwokerto, Rabu, menahan rektor Prof Edy Yuwono, Pembantu Rektor IV Budi Rustomo, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Percetakan Winarto Hadi. Mereka ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Purwokerto setelah yang bersangkutan diperiksa sejak pukul 09.00.

Mereka tersangkut korupsi dana BLU Unsoed, terutama dalam proyek kerja sama proyek lahan pertanian terpadu bekas reklamasi kawasan tambang pasir besi dengan PT Aneka Tambang (Antam) di Desa Munggangsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jateng, total kerugian negara dalam proyek kerja sama senilai Rp 5,8 miliar tersebut sekitar Rp 2,154 miliar.

Para tersangka diduga menyelewengkan dana CSR PT Antam secara bersama-sama. Beberapa di antaranya berupa pengadaan mobil bagi para pejabat Unsoed yang terlibat proyek tersebut. Kasus ini mulai ditangani Kejari Purwokerto sejak Januari 2013.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber KOMPAS
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Warga Bandel Bakar Lahan untuk Pertanian, 5 Hektar Lahan di Gunungsitoli Ludes

Regional
Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Wanita Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Wajah Terbekap Selimut

Regional
Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Sudah Uji Pembebanan, Alun-alun Surabaya Segera Dilalui Kendaraan

Regional
Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Kabur Saat Akan Hadapi Sidang Putusan, Serli Diminta Menyerahkan Diri.

Regional
Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Bunadin Batal Umrah Sekeluarga, Padahal Sudah Berangkatkan Ibu dari Probolinggo ke Makassar

Regional
Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Hampir Menangis, Yusrinda dan 52 Orang Rombongan Keluarganya Gagal Umrah Gara-gara Corona

Regional
Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X