Patung Garuda Wisnu Kencana Ditargetkan Rampung 2016

Kompas.com - 22/08/2013, 18:17 WIB
Kepala Garuda yang merupakan bagian dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini akan segera dilanjutkan pembangunannya. Muhammad HasanudinKepala Garuda yang merupakan bagian dari Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini akan segera dilanjutkan pembangunannya.
|
EditorKistyarini

DENPASAR, KOMPAS.com — Megaproyek patung Garuda Wisnu Kencana yang akan dimulai kembali, Jumat (23/8/2013), menjadi tantangan sendiri bagi seniman Nyoman Nuarta. Perancang patung setinggi 75 meter ini menargetkan pembangunan dan pemasangan selesai dalam waktu tiga tahun atau pada tahun 2016.

Nuarta yang dibantu rekan seniman lainnya akan melanjutkan pengerjaan bagian-bagian tubuh patung Garuda dan Wisnu di Bandung. Nuarta juga merencanakan ada bagian patung yang akan dikerjakan langsung di kawasan Taman Budaya GWK. Dalam penyelesaian patung GWK, ada sejumlah bagian yang diubah untuk menyesuaikan estetika dan konstruksi.

"Kita sudah mempelajari dari segala sisi dan kita telah terima banyak kritik keras. Dari situ kita semakin dewasa dan GWK semakin berkembang desainnya, penyesuaian estetika, konstruksi, pertimbangan-pertimbangan angin dan gempa, sehingga kita didampingi ahli-ahli," ujar Nuarta saat konferensi pers menjelang peletakan batu pertama di Kawasan Taman Budaya GWK, Kamis (22/8/2013).

Seperti diberitakan, setelah sempat terhenti cukup lama sekitar 16 tahun, patung GWK akan segera dimulai kembali pembangunannya. Pihak yayasan GWK menggandeng investor PT Garuda Adhimatra Indonesia (PT GAIN) untuk merampungkan megaproyek yang diperkirakan menelan dana hingga Rp 450 miliar ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hitam Merah Kota Surabaya

Hitam Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Ayah, Ibu, dan Anak Meninggal, Satu Kampung Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Dokter RSUD Kardinah Tegal Positif Corona. Meninggal saat Dirujuk ke RSUP Kariadi Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X