Kompas.com - 22/08/2013, 10:30 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com — Ternyata keceriaan puluhan pegawai Rumah Sakit Benyamin Guluh, Kolaka, Sulawesi Tenggara, bersama Farhat Abbas dan pedangdut Machica Muchtar, Rabu siang (21/08/2013) kemarin, dikecam oleh DPRD Kolaka.

Anggota Komisi I DPRD Kolaka, Suardi Pato, mengatakan, seharusnya aksi seperti itu tidak perlu dilakukan oleh seorang Farhat Abbas di sumah sakit. Terlebih lagi, pihak RS pun dinilai teledor saat mengizinkan acara seperti itu.

Menurut Suardi Pato, aksi konser kecil-kecilan seperti itu mengganggu pelayanan pasien dan pelayanan kantor lainnya, apalagi dilakukan pada jam sibuk kerja atau menjelang jam kantor usai.

"Seharusnya tidak ada seperti itu. Ini rumah sakit tempat orang untuk sembuh. Kalau mau sembuh itu butuh pelayanan yang maksimal dan ketenangan. Ini yang saya lihat malah disiapkan elekton untuk mereka pakai bernyanyi dan berjoget," katanya, Kamis (22/8/2013).

Dia juga menambahkan, silih berganti terlihat para perawat dan pegawai rumah sakit yang masuk ruangan konser tersebut. "Pegawai dan perawatnya tidak lagi urus pasien, tapi nonton mereka itu bernyanyi. Apakah pantas, ini rumah sakit, bukan pasar atau tempat konser. Yang jelasnya saya kecam aksi ini. Kalau perlu direktur rumah sakit itu dipecat karena yang memberi izin dia, terlebih lagi, bukannya melarang malah dia ikut bergoyang," tegasnya.

Protes yang sama juga dikatakan oleh warga yang hendak mengurus surat kesehatan. Marni, salah satu warga, dia harus mengurungkan niatnya saat konser itu digelar. "Kemarin Pak saya langsung pulang karena begitu masuk kaget lihat itu semua pegawai rumah sakit bergoyang sambil berteriak. Pertama saya kaget dan langsung kecewa. Kenapa rumah sakit dipakai seperti itu. Ini yang saya sesalkan. Kayak kesurupan semua itu pegawainya," cetus Marni.

Keluhan atas aksi dangdutan ini juga datang dari keluarga pasien. "Yang jelasnya kemarin itu kami kecewa, bukan pada Farhat Abbas atau artisnya, tapi pada perawatnya, kenapa sampai seperti itu meninggalkan pasien," keluh Marwiyah, keluarga pasien.

Memang pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kolaka, Farhat Abbas dan Sabaruddin Labamba, melakukan uji kesehatan dan psikotes di RSBG Kolaka, kemarin. Usai itu, Farhat Abbas menghibur pegawai di tempat itu dengan menggandeng Machica Muhctar dan vokalis Band Sivilia, Zul.

Selain itu, Farhat Abbas juga ikut menyanyikan lagu barunya yang berjudul "Sumpah Pocong".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Sambut Panen, Gubernur Riau Hadiri Gebyar Makan Durian Bantan 2022

Regional
Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Ketua TP-PKK Riau Riau Kunjungi Dua Panti Asuhan di Bengkalis

Regional
Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.