Kompas.com - 21/08/2013, 17:46 WIB
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Andi Irwan Bangsawan beserta 13 saksi yang terdiri dari bawahannya dan petugas Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini siap diperiksa di Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Rabu (21/8/2013). KOMPAS.com/Hendra CiptoKepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Andi Irwan Bangsawan beserta 13 saksi yang terdiri dari bawahannya dan petugas Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini siap diperiksa di Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Rabu (21/8/2013).
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Membagikan beras miskin (Raskin) sambil mengampanyekan salah satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan diperiksa Panitia Pangawas Pemilu (Panwaslu) dan polisi di Markas Polrestabes Makassar, Rabu (21/8/2013).

Selain Andi Irwan Bangsawan, Panwaslu dan polisi juga memeriksa 13 saksi lainnya di ruang penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Makassar. Mereka diperiksa terkait dugaan penyelewengan pembagian beras miskin.

Pembagian beras miskin di kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini pada 17 Agustus lalu diduga digunakan salah satu paslon wali kota dan wakil wali kota tertentu sebagai ajang kampanye terselubung.

"Mereka masing-masing pegawai BPM, petugas kelurahan dan warga setempat penerima raskin. Petugas Panwaslu menemukan dugaan politisasi dalam pembagian raskin," kata kepala Panwaslu Kecamatan Rappocini Ahmad Tawakkal Paturusi kepada wartawan, Rabu (21/8/2013).

"Petugas kelurahan ketahuan membagikan beras secara gratis kepada warga yang memperlihatkan kartu calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar nomor urut 8, Danny Pomanto-Syamsu Rizal. Sementara yang tidak punya kartu, dipungut bayaran," lanjutnya.

Lanjut Tawakkal, petugas Panwaslu sempat menghentikan proses pembagian beras. Namun Ketua BPM Makassar Andi Irwan Bangsawan datang dan ngotot pembagian tetap dilanjutkan.

"Makanya dia kami panggil karena diduga terlibat kampanye terselubung," tandasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polrestabes Makassar Komisaris Polisi (Kompol) Anwar Hasan mengatakan, pemeriksaan para saksi merupakan wewenang Panwaslu. Polisi hanya berlaku sebagai pendamping bersama pihak Kejaksaana Negeri Makassar.

Ia belum bisa menyimpulkan hasil pemeriksaan para saksi, termasuk status mereka ke depan. Penyidik akan lebih dulu mengumpulkan dan mencocokkan keterangan masing-masing pihak sebelum mengeluarkan keputusan.

"Tapi itu ranah Panwas untuk memutuskan. Polisi hanya mendampingi dalam teknis penyidikan," ujarnya.

Sementara itu, Andi Irwan Bangsawan yang keluar dari ruangan penyidik Polrestabes Makassar enggan berkomentar kepada wartawan. Namun sebelum diperiksa, ia memastikan bahwa pemanggilan dirinya hanya semata-mata untuk mengklarifikasi dugaan dari Panwaslu.

"Kapasitas saya sebagai ketua BPM adalah penanggungjawab penyaluran raskin di Kota Makassar. Dimana pada hari pembagian raskin, saya turun ke lapangan karena adanya laporan kesalahan prosedur. Saat itu Panwaslu menghentikan pembagian beras. Sedangkan warga sudah berkumpul untuk mendapatkannya. Saya hanya bertanya kenapa dihentikan. Saya minta diteruskan karena masyarakat butuh. Tapi ternyata gara-gara itu saya dipanggil," katanya.

Irwan menegaskan proses pembagian raskin berjalan sesuai prosedur. Setiap warga miskin mendapatkan beras secara gratis, dengan menunjukkan kartu raskin yang dikeluarkan pemerintah Kota Makassar.

"Apa salahnya kalau masyarakat punya kartu kandidat? Yang salah kalau kartu itu dipakai untuk mendapatkan raskin. Kenyataannya kan tidak," bantahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X