Solidaritas Mesir. Massa HTI di Kendari Longmarch

Kompas.com - 21/08/2013, 14:09 WIB
Ratusan orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir (HTI) Sulawesi Tenggara, mengelar aksi damai mengutuk pembantaian yang dilakukan Militer terhadap rakyat Mesir KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiRatusan orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir (HTI) Sulawesi Tenggara, mengelar aksi damai mengutuk pembantaian yang dilakukan Militer terhadap rakyat Mesir
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDARI, KOMPAS.com - Sekira 400 orang yang tergabung dalam Hizbut Tahrir (HTI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (21/8/2013) melakukan aksi damai mengecam kekerasan yang terjadi di Mesir.

Massa yang sebagian besar memakai pita hitam bertuliskan "Save Egypt", juga membawa poster berisi pesan seruan perdamaian. Mereka terus meneriakkan "Allahu Akbar!", "Mursi untuk Mesir”, dan "Al- Sisi penjahat perang!,"

Pendemo berorasi di perempatan lampu merah Jalan Ahmad Yani, Kendari, kemudian menggelar longmarch menuju Bundaran Mandonga, Kendari. Aksi solidaritas peduli Mesir ini diikuti oleh banyak anak muda, juga orangtua yang mengajak anak-anaknya.

Mereka mengajak warga di Kendari untuk menunjukkan kepedulian terhadap peristiwa yang sedang dialami umat muslim di Mesir.

Menurut Ismail, sesama muslim harus saling peduli dan membantu. Indonesia harus membalas budi kepada Mesir. “Perlu diingat, Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga ini saat yang tepat untuk membalas jasa kepada Mesir,” ungkap juru bicara aksi dari HTI Sultra, Muhammad Ismail Yusanto.

Usai berorasi dan membagikan selebaran di bundaran Mandonga, ratusan orang dari Hizbut Tahrir (HTI) Sulawesi Tenggara membubarkan diri dengan tertib. Aksi solidaritas untuk Mesir ini tetap mendapat pengawalan petugas Polres Kendari.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

Regional
Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X