Kampanye di Kediri, Cagub Bambang DH Bicara Tuyul

Kompas.com - 21/08/2013, 13:46 WIB
Cagub Jawa Timur Bambang DH (baju hitam tengah) ditemani Pramono Anung (baju kotak-kotak) dalam kampanye di lapangan pasar Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (21/8/2013). Kompas.com/ M. Agus Fauzul HakimCagub Jawa Timur Bambang DH (baju hitam tengah) ditemani Pramono Anung (baju kotak-kotak) dalam kampanye di lapangan pasar Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (21/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEDIRI, KOMPAS.com — Calon Gubernur Jawa Timur Bambang DH meminta pendukungnya mewaspadai adanya politik uang (money politic) atau disebutnya sebagai "tuyul gentayangan" pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur 29 Agustus 2013 nanti.

"Ingat, hati-hati dengan tuyul gentayangan atau setan yang membagi-bagikan uang pada hari coblosan nanti," kata Bambang di hadapan ratusan pendukungnya dalam kampanye yang digelar di Lapangan Pasar Ngronggo, Kota Kediri, Rabu (21/8/2013).

Calon gubernur yang maju dari Partai PDI Perjuangan ini menambahkan, money politic adalah upaya pembodohan kepada rakyat sehingga daripada memberi uang, ia lebih memilih memberikan perubahan terhadap rakyat melalui program-programnya.

Beberapa kasus yang terjadi di daerah lain seperti Madiun, menurutnya, merupakan bukti adanya politik uang. Di kota itu tim pemenangannya menemukan 138 kasus dan saat ini dalam pelaporan ke Panwaslu.

Dia lantas meminta segenap pendukungnya turut mengawasi pelaksanaan pilgub nanti dan memerintahkan menangkap setiap "tuyul gentayangan" yang kedapatan membagikan uang. "Warga banteng kalau tidak berani menangkap tuyul, istilah surabaya namanya 'kebacut'!. Harus berani menangkap. Tapi jangan main hakim sendiri, serahkan polisi," tandasnya.

Dalam kampanyenya itu, Mantan Wali Kota Surabaya dua kali periode ini didampingi oleh Pramono Anung, yang sekaligus menjabat sebagai ketua tim suksesnya. Bambang dijadwalkan juga berkampanye di Pare.

Adapun selain pasangan Bambang DH-Said Abdullah, pemilihan gubernur nanti akan diikuti oleh tiga pasang calon lainnya, yaitu Soekarwo-Saefullah Yusuf, Eggi Sudjana- Muhammad Sihat, serta Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X