Kompas.com - 20/08/2013, 19:15 WIB
Ahmad Dhani bersama sekjen PKB, Imam Nahrawi saat kampanye Khofifah-Herman di Surabaya. KOMPAS.com/Achmad FaizalAhmad Dhani bersama sekjen PKB, Imam Nahrawi saat kampanye Khofifah-Herman di Surabaya.
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com — Bos Republik Cinta Management, Ahmad Dhani, menyatakan, dia bersedia menjadi juru kampanye untuk pasangan nomor 4 cagub-cawagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja, karena keinginan sendiri.

Menurut Dhani, dia pernah menjadi santri sebuah pesantren Nahdlatul Ulama (NU) sehingga dia memiliki kewajiban moral untuk mendukung calon dari NU.

"Saya tidak dibayar untuk kampanye oleh Ibu Khofifah. Semuanya gratis,'' tegasnya seusai konser kampanye Khofifah-Herman di Lapangan Bangunsari Surabaya, Selasa (20/8/2013).

Musisi asli Surabaya ini juga mengaku diperintahkan oleh beberapa kiai NU untuk mendukung pasangan Khofifah-Herman. Dengan demikian, kata Dhani, selaku santri dia harus patuh untuk kemaslahatan warga Jawa Timur.

Sebelum Ramadhan lalu, Dhani mengaku sudah membuka komunikasi dengan pihak pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf, tetapi setelah Khofifah dinyatakan lolos oleh KPU Jatim, dia balik berkampanye untuk Khofifah-Herman.

Dalam konser kampanye bersama grup band Triad itu, Dhani membawakan sejumlah lagu, di antaranya "Dua Sejoli", "Munajat Cinta", "Selir Hati", "Sedang Ingin Bercinta", dan "Nang Neng Nong".

Sayangnya, dalam kampanye tersebut, Khofifah-Herman tidak hadir karena keduanya tengah berkampanye di Pulau Madura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada kampanye di Surabaya ini, hadir sejumlah pengurus DPP dan DPW Partai Kebangkitan Bangsa, seperti Imam Nahrowi dan calon anggota legislatif PKB untuk Dapil Surabaya-Sidoarjo, Arzetti Bilbina.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X