Kompas.com - 20/08/2013, 16:30 WIB
Ilustrasi kondom. ShutterstockIlustrasi kondom.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Seorang ulama berpengaruh di Malang mengaku setuju dengan wacana tes keperawanan menjadi syarat masuk sekolah bagi calon siswi SMA dan sederajat. Namun, hal itu harus dibarengi dengan komitmen pemerintah dan instansi terkait demi mengantisipasi gaya hidup seks bebas yang kini mulai marak di kalangan anak muda.

"Satu sisi saya terima tes perawan diterapkan, asal pemerintah dan semua lembaga terkait berkomitmen ingin mencapai tujuan suci. Jika hanya ingin melihat perawan dan tidaknya, saya tidak setuju," kata seorang tokoh di Kabupaten Malang, KH Mudjib Sadzili, yang juga menjabat Sekretaris PCNU Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (20/8/2013).

Menurut kiai yang akrab disapa Gus Mudjib itu, semua pihak termasuk guru dan para orangtua siswi, betul-betul ingin anaknya tak terjerumus ke dalam jurang perzinaan. "Misalnya, pihak pemerintah harus siap menggerakkan pihak Satpol PP selalu melakukan razia, pihak kepolisian juga komitmen untuk membantunya," katanya.

Selain itu, jika rencana tes keperawanan betul-betul diterapkan, sambung Gus Mudjib, pemerintah juga harus membentuk lembaga khusus atau sekolah khusus untuk menampung siswi yang betul-betul diketahui tidak perawan.

"Lembaga khusus itu, semata-mata untuk memberi efek jera kepada siswi yang bersangkutan," katanya serius.

Ditanya lembaga sekolah seperti apa yang harus disiapkan bagi siswi yang diketahui tidak perawan? Gus Mudjib menjawab, misalnya seperti program paket C. "Atau lembaga pendidikan tersendiri. Jika tidak demikian, tidak bisa dilakukan karena semua anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan yang sama," katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Marzuki Mustamar, menegaskan, tidak setuju jika hal itu diterapkan. "Jika diterapkan, akan membongkar aib orang. Membongkar aib orang itu tidak boleh dalam Islam," katanya singkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, tengah merencanakan adanya tes keperawanan untuk siswi SMA sederajat. Dana tes tersebut akan diajukan pada APBD 2014.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.