Tes Keperawanan Siswi Sama dengan Komersialisasi Virginitas?

Kompas.com - 20/08/2013, 10:58 WIB
Ilustrasi keperawanan foterIlustrasi keperawanan
|
EditorGlori K. Wadrianto
MANADO, KOMPAS.com — Direktur Suara Parangpuang Sulawesi Utara, Lily Djenaan, menganggap wacana tes keperawanan sama dengan mengomersialisasikan virginitas.

"Mengapa pemerintah harus mengatur soal perawan tidaknya seseorang. Dampaknya akan sangat besar. Bisa-bisa di kemudian hari bisnis operasi keperawanan akan menjamur," ujar Lily kepada Kompas.com, Selasa (20/8/2013).

Pandangan tersebut disampaikan Lily menjawab rencana Dinas Pendidikan Prabumulih, Sumatera Selatan, yang akan melakukan tes keperawanan kepada semua siswi sekolah untuk mencegah tindakan mesum di kalangan siswa.

Menurut Lily, upaya menjaga anak-anak dari tindakan seks bebas bukanlah dijawab dengan tes keperawanan. "Tapi bagiamana melakukan proses pendidikan seks yang proporsional agar anak tiba pada pilihan untuk tidak melakukan seks bebas pada usia dini," tambah Lily.

Misalkan hal itu dilakukan, Lily mempertanyakan jika ditemukan siswi yang tidak lagi perawan. "Mau dibuang ke mana mereka?" tegasnya.

Lily berpendapat, masih banyak pendekatan yang lebih baik tanpa melakukan tes keperawanan. Menurutnya, otoritas tubuh perempuan ada pada diri perempuan itu sendiri.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulut,  Mieke Pangkong, memandang bahwa tes keperawanan pada dasarnya melanggar hak asasi manusia.

"Harus dilakukan kajian secara cerdas dan mendalam sebelum hal ini benar-benar dilakukan," ujar Mieke.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X