Ditemukan 6.000 Nama Pemilih Ganda di Gorontalo

Kompas.com - 19/08/2013, 10:27 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
GORONTALO, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo menemukan lebih dari 6.000 nama pemilih ganda yang terdaftar di daerah tersebut. KPU Gorontalo kemudian melakukan pembersihan nama-nama tersebut dari Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah membersihkan pemilih ganda. Pemilih ganda karena memiliki kesamaan pada nama, tanggal lahir dan Nomor Induk Kependudukan (NIK)," ungkap Komisioner KPU Gorontalo, Verrianto Madjowa, Senin (19/8/2013).

Komisioner yang membawahi Divisi Humas, Data Informasi dan Hubungan antar Lembaga KPU Gorontalo tersebut menjelaskan jumlah ganda yg sudah dihapus sedikitnya berjumlah 6.000 nama.

Verrianto menjelaskan, selain menemukan 6.000 nama pemilih ganda, KPU juga menemukan terjadi penyusutan jumlah nama pemilih dari jumlah 809.620 nama di Daftar Pemilih Sementara (DPS) menjadi 806.926 nama di Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

"Dengan demikian, jumlah pemilih yang berkurang sebanyak 2.694. Data sementara, jumlah pemilih yang berkurang yakni dari ganda dan meninggal sebanyak 6.597 dan pemilih yang bertambah 3.104," kata Verrianto.

Penambahan jumlah nama terbanyak terdapat di Kabupaten Bone Bolango yakni 2057 pemilih. Demi mengantisipasi nama pemilih yang ganda, KPU Provinsi Gorontalo akan meminta klarifikasi ke KPU Bone Bolango.

"Kita akan klarifikasi adanya pemilih baru tersebut. Apakah pemilih ini tidak sempat didaftar saat petugas turun ke lapangan atau sebab lain," kata Verrianto.

Soal waktu klarifikasi, Verrianto menerangkan, pihak KPU Provinsi Gorontalo berencana akan mendatangi KPU Bone Bolango pada Rabu (21/8/13). "Namun kita masih menunggu jawaban dari KPU Bone Bolango, apakah mereka siap di tanggal itu," lanjut Verrianto.

Sesuai tahapan pemilihan legislatif 2014, KPU masih akan melakukan koreksi terhadap DPSHP setelah daftar tersebut diumumkan.

Petugas juga masih akan merapikan jumlah pemilih setelah mendapatkan masukan dan tanggapan masyarakat atas penetapan DPSHP. Hal-hal yang akan dirapikan antara lain pemilih ganda, melengkapi serta memperbaiki jenis kelamin, status kawin, tanggal lahir yang masih kosong dan pemilih baru.

"KPU Provinsi Gorontalo mengharapkan masyarakat, partai politik dan panitia pengawas dapat memberikan koreksi DPSHP yang sudah diumumkan," ujar Verrianto.

DPSHP Gorontalo sudah diumumkan sejak Jumat (16/8/13) di tempat strategis seperti di kantor desa maupun kelurahan. Pengumuman DPSHP akan berlangsung hingga Jumat (23/8/13).

Hasil perbaikan terhadap DPSHP akan disusun menjadi DPSHP Akhir. DPSHP Akhir ini akan menjadi bahan bagi KPU kabupaten/kota untuk disusun menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang rencananya akan ditetapkan pada 7 hingga 13 September 2013.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangis Ayah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng: Dia Tulang Punggung Kami

Tangis Ayah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng: Dia Tulang Punggung Kami

Regional
Misteri Pembunuhan Nenek di Bandung Terungkap, Pelakunya Asisten Rumah

Misteri Pembunuhan Nenek di Bandung Terungkap, Pelakunya Asisten Rumah

Regional
Nenek Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantu, Pelaku Pura-pura Terluka dan Mengaku Diperkosa

Nenek Tewas di Kamar Mandi Ternyata Dibunuh Pembantu, Pelaku Pura-pura Terluka dan Mengaku Diperkosa

Regional
Mari Bantu Risalianus, Bocah SD yang Harus Berkebun demi Hidupi Ayah dan Ibu yang Lumpuh

Mari Bantu Risalianus, Bocah SD yang Harus Berkebun demi Hidupi Ayah dan Ibu yang Lumpuh

Regional
Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

Gubernur Sulsel Resmi Lantik 11 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020

Regional
Jenazah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng Tiba di Medan, Tangis Keluarga Pecah, Ayah Pingsan

Jenazah Korban Penembakan Polisi di Kafe Cengkareng Tiba di Medan, Tangis Keluarga Pecah, Ayah Pingsan

Regional
Dilantik Jadi Bupati Tanah Bumbu Kalsel, Zairullah Azhar Fokus Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi

Dilantik Jadi Bupati Tanah Bumbu Kalsel, Zairullah Azhar Fokus Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi

Regional
Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

Regional
Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Ridwan Kamil Lantik Lima Pasangan Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020

Regional
Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Lansia di Kota Bandung Siap Ikut Vaksinasi, Ini Persyaratannya

Regional
Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Terjadi Kerumunan Saat Vaksinasi Massal Hari Kedua di Banten, Ini Sebabnya

Regional
125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

125 Rumah di Kota Tegal Rusak Diterjang Puting Beliung

Regional
Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Puluhan Asbak di Ruang Kerja ASN Kulon Progo Disita

Regional
Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Ini Alasan Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Regional
Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Hendak Menyeberang Jalan, Anak 11 Tahun Ditabrak Mobil Dinas Bupati Sambas, Ini Kata Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X