Meski Ada Hujan Abu, Peta Kawasan Rawan Bencana Merapi Tidak Berubah

Kompas.com - 19/08/2013, 05:59 WIB
Gunung Merapi KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOGunung Merapi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
YOGYAKARTA,Kompas.com - Peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Merapi dinyatakan tak berubah, meski beberapa hari ini terjadi hujan abu. Lereng gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami hujan abu, menyusul hembusan kencang angin di kawasan puncak Gunung Merapi.

"Kemarin itu erupsi kreatik (erupsi kecil) dan bukan letusan Merapi magmatis (erupsi besar)," papar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG), Subandriyo, Minggu (18/8/2013). Dia pun menjelaskan bahwa peta KRB merupakan gambaran tingkat kerawanan bahaya awan panas dan bahaya Gunung Merapi.

Hembusan angin yang terjadi beberapa hari ini dan menyebabkan hujan abu, tambah Subandriyo, hanya peristiwa sesaat. Selama tidak terjadi letusan, kata dia, tidak akan ada perubahan terhadap kerawanan gunung tersebut. "(KRB) itu penggambaran erupsi dalam kurun waktu seratus tahun terakhir," ujar dia.

Subandriyo melanjutkan, KRB terbagi dalam tiga wilayah. KRB Satu, sebut dia, mencakup kawasan seluas 1.371 hektar yang tersebar di Kecamatan Tempel, Pakem, Ngaglik, Mlati, Depok, Ngemplak, Cangkringan, Kalasan, Prambanan, dan Berbah.

Sementara KRB Dua, mencakup wilayah seluas 3.273 hektar di Tempel, Turi, Pakem, Cangkringan, dan Ngemplak. Sementara, KRB Tiga seluas 4.672 hektar, meliputi Turi, Pakem, Cangkringan, dan Ngemplak.

Menurut Subandriyo ancaman di KRB tak hanya dari awan panas, tetapi juga banjir lahar dingin di daerah aliran sungai yang berhulu di Gunung Merapi. "Sekarang status Merapi masih normal, tenang saja," imbuh dia.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X