Kompas.com - 18/08/2013, 10:58 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KENDARI, KOMPAS.com - Empat kawanan spesialis pencuri suku cadang alat berat lintas Kabupaten, dibekuk tim buser Polresta Kendari, Sabtu (17/8/2013).

Kepala satuan Reserse dan Kriminal Polresta Kendari, AKP Agung Basuki mengatakan, tiga pelaku yang diringkus di Lorong Simbo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari pada Sabtu dini hari (17/8/2013) sekitar pukul 00:10 Wita adalah KS alias La Ege (40), KB (28) dan WH (23).

Sedangkan tersangka AM (23) diciduk di kediamannya yang menjadi tempat penyimpanan hasil curian kawanan tersebut di Lorong Lasolo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari. Tersangka KS alias La Ege adalah residivis pencurian peralatan otomotif.

Tempat persembunyian pelaku dikepung hingga KS alias La Ege, KB dan WH tertangkap beserta barang bukti satu set kunci-kunci peralatan bengkel. Kunci-kunci tersebut menjadi petunjuk bagi polisi menginterogasi atas dugaan pencurian peralatan otomotif.

"Sebelum dibekuk polisi keempat pelaku tersebut diamankan warga di sekitar wilayah Baruga, Kota Kendari. Warga curiga dan mengira maling ayam karena terputar-putar menggunkana mobil Avanza, kemudian masyarakat menangkap tiga pelaku dan menghubungi Polsek setempat kami lalu mengamankan di Polres Kendari," terang Agung, Minggu (18/8/2013).

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti satu unit mobil Avansa, satu unit mesin dompeng yang digunakan mencetak batu bata, dua buah akki, mesin mobil Fuso/enam roda, gigi matahari mesin eksavator dan satu buah saringan solar mobil truk.

Menurutnya, pelaku mengaku menjarah barang bukti dari beberapa tempat terpisah, bahkan dari tiga kabupaten yakni Kota Kendari, Kabupaten Bombana dan Kabupaten Konawe Selatan. Tersangka AM menerangkan, hasil curian sedang dicarikan calon pembeli dengan harga mencapai puluhan juta.

Barang bukti mobil Avanza dirental dari pemiliknya di Jalan Lasolo, Kota Kendari selama 10 hari dengan biaya Rp 300 ribu per hari.

Para tersangka dijerat melanggar Pasal 363 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUH-Pidana) dengan ancaman tujuh tahun penjara. Pihak kepolisian lanjut Agung, masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. "Kami koordinasikan dengan Polres Konsel dan Bombana, jangan sampai masih ada TKP lain dari peristiwa ini," tambahnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.