Kompas.com - 17/08/2013, 22:06 WIB
Khofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur, saat berkunjung ke Pesantren Kedunglo di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (17/8/2013), malam. Kompas.com/ M. Agus Fauzul HakimKhofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur, saat berkunjung ke Pesantren Kedunglo di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Sabtu (17/8/2013), malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

KEDIRI, KOMPAS.com - Khofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur, terus berupaya mendulang suara dari basis pesantren. Saat acara halalbihalal di pesantren Pengamal Sholawat Wahidiyah di Kedunglo Kecamatan Mojoroto, Kediri, dia ikut hadir.

Pengasuh Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pesantren Kedunglo, KH Abdul Latif mengaku sudah mengetahui betul kiprah perempuan ketua Muslimat NU pusat itu. Menurutnya, sejak masih muda, Khofifah adalah sosok pejuang perempuan.

"Saya sudah lama dengar tentang Bu Khofifah. Terutama beliau adalah kader Gus Dur," kata KH Abdul latif di hadapan ratusan jamaahnya, Sabtu (17/8/2013) malam.

Oleh sebab itu, ia meminta kepada para jamaahnya untuk mendoakan agar niatan mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Gus Dur itu menjadi pemimpin tertinggi di Jawa Timur terlaksana. Bahkan, dia didoakan menang satu putaran.

"Mari kita doakan bu Khofifah mendapat hidayah oleh Allah, dan diberi berhasil jadi (menang) dengan mutlak satu putaran," ucapnya diikuti oleh ucapan amin dari para jamaah.

Selain itu, Kiai Latif juga menyebut sosok perempuan yang akan berdampingan dengan Herman S Sumawiredja dalam Pilgub Jatim itu, sudah teruji semangatnya dalam memperjuangkan ajaran Islam.

Menanggapi itu, Khofifah Indar Parawansa dengan sikap merendah menyatakan, ia hanya seorang pelayan masyarakat. Segala yang dilakukan selama ini menurutnya hanyalah bentuk dari tanggung jawabnya sebagai abdi masyarakat.

"Pemerintahan itu berarti to serve, artinya melayani. Mohon diijabahi (dilapangkan niatnya)," pintanya saat memberi sambutan.

Pemilihan Gubernur Jawa Timur akan berlangsung pada 29 Agustus 2013. Sebanyak tujuh pasangan calon gubernur akan berlomba memenangkan suara untuk duduk dalam kursi tertinggi di Jawa Timur. Mereka adalah Soekarwo-Saefullah Yusuf, Eggi Sudjana-Muhammad Sihat, Bambang DH-Said Abdullah, Khofifah Indar Parawansa-Herman S Sumawiredja.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.