Kompas.com - 17/08/2013, 20:19 WIB
|
EditorHeru Margianto
KENDARI, KOMPAS.com - Sebanyak 47 narapidana kasus korupsi yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari tidak mendapat remisi umum pada peringatan HUT ke-68 tahun RI tahun ini. Pihak Lapas Kendari mengaku telah mengusulkan 30 orang napi kasus korupsi untuk mendapat pengurangan hukuman (remisi), namun hingga kini belum ada persetujuan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Jakarta.

“Tiga puluh orang terpidana kasus korupsi kami usulkan mendapat remisi, tetapi direktorat pemasyarakatan di Jakarta belum mengeluarkan surat keputusan sampai sekarang,” terang Herianto, Kepala Seksi Bimbingan Napi dan Anak Didik Lapas Kendari, usai upacara pemberian remisi HUT ke-68 Kemerdekaan RI di Lapas Klas IIA Kendari, Sabtu (17/8/2013).

Di Lapas Kendari, kata Herianto, tercatat 257 napi dari total 369 penghuni yang mendapat pengurangan hukuman (remisi). Dari jumlah napi tersebut tidak satupun yang mendapatkan remisi bebas murni.

"Napi yang paling banyak mendapat remisi untuk kasus pidana umum seperti pembunuhan, pencurian, pencabulan. Untuk napi narkoba ada delapan orang yang mendapat remisi dari 99 napi narkoba,” ujarnya.

Herianto melanjutkan, pemberian remisi kepada warga binaan di Lapas Kendari bervariasi. Ada yang mendapat remisi 6 bulan bagi mereka yang divonis hukuman 15 tahun, ada juga remisi dua bulan dan 15 hari.

Di tempat yang sama Kepala Kantor Kemenkum dan Ham Sultra, Wahyudin Ukun, mengatakan, dari enam Lapas dan rumah tahanan di Sultra, ada 715 orang yang mendapat remisi.

"Di hari kemerdekaan ini narapidana kita yang mendapatkan remisi yakni sebanyak 715 orang dari 1.737 warga binaan yang ada di Sultra, sementara yang mendapatkan remisi langsung bebas yakni sebanyak 21 orang," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemberian remisi kepada 715 narapidana dan tahanan lanjut Wahyudin, sesuai dengan peraturan yakni berkelakuan baik dan telah menjalani menjadi penghuni Lapas dan Rutan setengah dari masa hukumannya.

"Penilaian untuk mendapatkan remisi pasti ada, dari tingkah lakunya dan bagaimana kesehariannya dalam menjalani proses hukuman, apakah patuh atau tidak, sehingga menjadi pertimbangan kami dan orang-orang di pusat," katanya.

Mereka yang mendapatkan remisi tersebar di enam Lapas dan Rutan di wilayah Sultra, meliputi Lapas Kelas II A Kendari sebanyak 257 orang, Lapas Kelas II Kota Bau-Bau sebanyak 182 orang, Rutan Kendari sebanyak 72 orang, Rutan Unaha 72 orang, Rutan Kolaka 82 orang dan Rutan Raha sebanyak 50 orang. Upacara pemberian remisi HUT RI ke 68 di Lapas Kendari dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam beserta Kapolda Sultra Brigjen Pol. Ngadino, Danrem 143/ Haluoleo Kendari Kolonel inf. AS Fadhila.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.