Kompas.com - 17/08/2013, 18:28 WIB
Martje Engkol (74) seorang veteran perintis kemerdekaan terlihat menangis saat mengikuti Upacara Detik-Detik Kemerdekaan Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Kompas.com/Ronny Adolof BuolMartje Engkol (74) seorang veteran perintis kemerdekaan terlihat menangis saat mengikuti Upacara Detik-Detik Kemerdekaan Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara.
|
EditorKistyarini

MANADO, KOMPAS.com — Martje Engkol (74), veteran perintis kemerdekaan tak mampu berdiri saat mengheningkan cipta dilaksanakan pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Sabtu (17/8/2013).

Dia hanya bisa terduduk sambil mengusap air matanya yang terus jatuh selama hening cipta dilaksanakan.

Seusai upacara, kepada Kompas.com Martje menuturkan bahwa dirinya teringat apa yang telah dilaluinya selama ini. "Saya ingat teman-teman perjuangan saya dulu. Mereka telah lebih dulu pergi (meninggal). Kemerdekaan itu yang kami perjuangannya," ujar Martje sambil terbata.

Martje yang datang bersama suaminya Jan Rompas (83), beserta sekitar 300 veteran lainnya diundang oleh panitia untuk mengikuti upacara bendera.

Menurut Jan, walau sudah berusia lanjut tetapi mereka bangga masih menjadi bagian dari peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan.

"Walau kami harus naik angkutan umum ke sini, tapi kami setiap tahun harus datang, ikut upacara," ujar Jan dengan bangga.

Jan dan Martje mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka. Mereka mengakui memang menerima tunjangan dari pemerintah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi sekarang hidup susah, kami serba kekurangan. Semestinya pemerintah lebih menghargai jasa-jasa kami sebagai pejuang," ungkap Martje.

Upacara peringatan detik-detik kemerdekaan Indonesia yang ke-68 di Sulawesi Utara sendiri berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan berarti. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Sulut SH Sarundajang. Upacara juga dihadiri seluruh unsur pejabat provinsi lainnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X