613 Napi Lapas Kediri Punya Hak Pilih di Pilgub Jatim

Kompas.com - 16/08/2013, 19:48 WIB
Ilustrasi: Warga memasukkan surat suara di TPS 03, Kelurahan Sooko, Kecamatan Sooko usai mencoblos dalam Pemilukada Mojokerto, Senin (7/6/2010). Sekitar 8.800 lebih petugas gabungan disiagakan untuk menjaga kelangsungan pemilukada ini. SURYA/SUGIHARTO Ilustrasi: Warga memasukkan surat suara di TPS 03, Kelurahan Sooko, Kecamatan Sooko usai mencoblos dalam Pemilukada Mojokerto, Senin (7/6/2010). Sekitar 8.800 lebih petugas gabungan disiagakan untuk menjaga kelangsungan pemilukada ini.
|
EditorKistyarini

KEDIRI, KOMPAS.com - Para penghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kediri, Jawa Timur, mendapatkan pelatihan pencoblosan untuk gelaran Pemilihan Gubernur dan Pemilihan Wali Kota yang berlangsung secara bersamaan pada 29 Agustus 2013 nanti. Hal itu untuk memastikan mereka menyalurkan hak pilih.
 
Mereka mendapat penjelasan tentang mekanisme pencoblosan secara langsung dari para anggota Komisi Pemilihan Umum setempat di aula Lapas, Jumat (16/8/2013). Selain penjelasan tersebut, para narapidana itu juga diajak dalam simulasi pencoblosan.
 
Pada gelaran pilkada nanti, total jumlah pemilih di Lapas yang terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu tercatat ada 613 orang. Dari jumlah itu, 77 di antaranya juga mempunyai hak suara untuk Pemilihan Wali Kota.
 
"Jangan sia-siakan hak suara anda. Dan ingat, ada azas namanya Luber, langsung umum bebas rahasia. Jadi, jangan sampai orang lain tahu apa pilihan saudara-saudara sekalian," kata Zainal Arifin, Komisioner KPUD saat menjelaskan kepada para narapidana.
 
Kepala Lapas Kediri, Agus Irianto mengatakan, pihaknya mengupayakan sepenuhnya agar warga binaannya tetap mendapatkan hak pilih. Dari hasil koordinasinya dengan pihak KPU, saat pilkada nanti akan ada dua tempat pemungutan suara khusus di Lapas yang ia pimpin itu.
 
"Setelah dengan perjuangan kita, akhirnya dapat dua TPS. Warga binaan harus dapat hak pilihnya," kata Agus Irianto.
 
Pada Pilgub Jatim nanti, ada empat pasangan calon yang bersaing, sedangkan pada Pemilihan Wali Kota Kediri terdapat tujuh pasangan calon yang berlaga.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X