Peduli Mesir, Ibu-ibu di Sulsel Desak PBB Bertindak Tegas

Kompas.com - 16/08/2013, 15:46 WIB
Setelah melakukan aksi orasi sekitar dua jam, Jumat (16/8/2013), para pendemo juga melakukan shalat gaib di atas jalan pusat Kota Banda Aceh. Saat shalat gaib untuk apa yang terjadi di Mesir tersebut berlangsung hikmat. Bahkan, mereka pun larut dalam tangisan. KOMPAS TV/ RAJA UMARSetelah melakukan aksi orasi sekitar dua jam, Jumat (16/8/2013), para pendemo juga melakukan shalat gaib di atas jalan pusat Kota Banda Aceh. Saat shalat gaib untuk apa yang terjadi di Mesir tersebut berlangsung hikmat. Bahkan, mereka pun larut dalam tangisan.
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ratusan warga di Sulawesi Selatan berunjuk rasa menuntut Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) dan Organisasi Konfrensi Islam (OKI) bertindak tegas menghentikan pembantaian di Mesir yang mengakibatkan ratusan warga sipil tewas dan ribuan luka-luka, Jumat (16/8/2013).

Para pengunjuk rasa yang terdiri dari ibu-ibu, anak-anak, dan mahasiswa itu berasal dari beberapa kabupaten, di antaranya Kabupaten Gowa, Maros dan Selayar. Mereka bergabung di bawah jembatan layang Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

Dalam aksinya, mereka menyatakan prihatin atas gejolak yang dialami warga sipil di Mesir.

"Kami sengaja datang ke kota Makassar dan bergabung dengan adik-adik mahasiswa sebagai wujud kepedulian kami terhadap saudara-saudara kita di Mesir," ungkap Rita, seorang pengunjuk rasa.

Selain mendesak PBB untuk menghentikan peperangan, pengunjuk rasa ini juga meminta PBB agar mengadili militer Mesir ke Mahkama Internasional.

Dukungan untuk warga sipil yang menjadi korban di Mesir juga datang dari jamaah masjid Al Markas Al Islami Center yang menggelar shalat gaib seusai melaksanakan shalat Jumat.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X