Gelapkan 24 Mobil Rental, Warga Malang Diringkus

Kompas.com - 16/08/2013, 15:13 WIB
LAS (tengah) diringkus aparat Polresta Malang karena menggelapkan 24 mobil rental. KOMPAS.COM/YATIMUL AINUNLAS (tengah) diringkus aparat Polresta Malang karena menggelapkan 24 mobil rental.
|
EditorKistyarini

MALANG, KOMPAS.com — Seorang warga Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, diringkus aparat Polresta Malang karena menggelapkan 24 unit mobil rental. Pelaku, LAS, mengaku melakukannya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Menurut Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Arief Kristanto, Jumat (16/8/2013), saat ini barang bukti diamankan di halaman Mapolresta Malang. "Yang kita amankan ada 19 unit mobil. Lima mobil masih dalam proses pencarian," katanya.

Barang bukti tersebut ditemukan di wilayah Surabaya, Kabupaten Malang, dan Kota Malang. "Pelaku awalnya meminjam mobil kepada pemilik rental, Rully (19), warga Perum Bukit Dieng, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pembayaran sewanya awalnya lancar. Hal itu untuk membangun kepercayaan dengan korban," katanya.

Setelah beberapa kali meminjam mobil, pada April 2013 lalu, pelaku kemudian meminjam kembali mobil rental secara berturut-turut hingga mencapai 24 unit mobil. "Biaya sewanya mulai dari Rp 1.750.000 hingga Rp 7 juta setiap mobil," katanya.


Pemilik rental percaya saja kepada LAS karena pelaku sudah sering menyewa mobil darinya. "Baru diketahui, setelah sewa jatuh tempo, tersangka tidak sanggup membayar uang sewanya. Pemilik rental kemudian menyelidiki dan ditemukan mobilnya telah disewakan ke orang lain, bahkan ada yang digadaikan dengan nilai sebesar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per unit," katanya.

Mengetahui mobil rentalnya digelapkan, korban langsung melaporkan pelaku ke Polresta Malang. "Saat itu, polisi langsung bergerak untuk menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti. Akhirnya, pelaku berhasil kita amankan," tegasnya.

Rully mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 2,4 miliar. "Tersangka akan dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan mobil dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tegasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman

Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman

Regional
BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

Regional
Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Regional
Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Regional
Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Regional
Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Regional
Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X