Pengungsi Rokatenda Tak Ikut Peringatan HUT Kemerdekaan

Kompas.com - 16/08/2013, 14:58 WIB
Foto letusan Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/8/2013). AFP PHOTOFoto letusan Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/8/2013).
|
EditorKistyarini

MAUMERE, KOMPAS.com — Ribuan pengungsi yang tersebar di tiga titik posko pengungsi di Maumere menyatakan tidak akan mengikuti peringatan HUT Kemerdekaan RI. Mereka berharap pascaperingatan kemerdekaan, mereka dapat direlokasi secara permanen di tempat aman.

Robert Tongge, koordinator pengungsi Rokatenda di Transito Maumere, di Maumere, Jumat (16/8/2013), mengatakan, pengungsi tidak akan ikut upacara khusus HUT Kemerdekaan RI.

"Untuk apa memperingati HUT kemerdekaan itu, sementara kami pengungsi cari makan minum saja susah? Usia 68 tahun merdeka, ibarat manusia, ia sudah tua, makin bijak, dan makin makmur," kata Tongge.

"Indonesia sudah 68 tahun merdeka, tetapi cara mengatasi suatu musibah, seperti pengungsi Rokatenda, masih tampak bingung dan berbelit," kata dia.

"Negara ini terlalu banyak birokrasi sehingga mengambil sebuah keputusan pun berbelit-belit. Soal pengungsi Rokatenda, misalnya, semestinya kami semua ini sudah direlokasi ke tempat aman dan permanen," kata Tongge.

Tongge mengatakan, untuk mengambil keputusan soal relokasi 7.000 pengungsi Rokatenda saja, pihak berwenang menggelar rapat di hotel dan kantor sampai 30-50 kali. Setiap rapat butuh biaya Rp 3 juta-Rp 15 juta.

Sudah delapan bulan pengungsi Rokatenda gelombang I berada di pengungsian. Mereka hidup dari belas kasihan orang lain.

Gunung Rokatenda yang merupakan gunung berapi bertipe komposit (stratovolcano) meletus pada 2 dan 3 Februari 2013. Yang terakhir, gunung yang terletak di Pulau Palue itu meletus lagi pada Sabtu (10/8/2013) dan mengeluarkan lahar panas yang mengalir dari Desa Woje Wubi hingga Pantai Cua.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X