Diperkosa Petani, Dua Anak di Bawah Umur Pendarahan

Kompas.com - 16/08/2013, 10:28 WIB
Kabag Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin yang menunjukkan foto tersangka. KOMPAS.com/SUPARMAN SULTANKabag Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin yang menunjukkan foto tersangka.
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com - Seorang petani di Desa Pulemo, Kecamatan Baula, Kolaka Sulawesi Tenggara, A (30) memperkosa dua bocah, BD (9) dan HNN (8), hingga mengalami pendarahan.

Kepala bagian Humas Polres Kolaka, Ajun Komisaris Polisi Nazaruddin mengatakan, sebelum melakukan pemerkosaan, tersangka menjemput dua bocah itu. "Berdasarkan laporan dari Polsek setempat yang kami terima, tersangka masih bertetangga dengan korban," katanya, Jumat (16/8/2013).

"Setelah itu, tersangka langsung mengarah atau membawa dua korban ini ke kebun warga. Di kebun-kebun warga itulah kedua korban dipaksa untuk melayani hasrat tersangka ini. Jadi saat pemaksaan itu tersangka melakukan tindakan kekerasan seperti menyekap mulut korban, lalu kemudian mencekik leher korban," kata Nazaruddin.

"Kedua korban ini berjalan kaki sekitar 200 meter dari TKP. Saat itulah korban bertemu dengan orangtua mereka. Di situlah mereka bercerita kalau mengalami tindakan pemerkosaan. Di sinilah orangtua korban melaporkan masalah ini kepada polisi," tambahnya.

Lebih jauh dijelaskan, kini kondisi kedua korban terbaring lemah di Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. "Saat ini kedua korban telah berada di rumah sakit. Informasi yang kami terima korban akan dioperasi hanya info resmi pihak rumah sakit belum memberikan. Yang jelasnya identitas pelaku telah kami kantongi dan saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang," cetusnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X