Kompas.com - 15/08/2013, 12:09 WIB
Calon Gubernur Jawa Timur, Soekarwo alias Pakde Karwo saat bertemu pendukungnya dalam kampanye di Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2013). KOMPAS.com/Yatimul AinunCalon Gubernur Jawa Timur, Soekarwo alias Pakde Karwo saat bertemu pendukungnya dalam kampanye di Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Calon gubernur Jawa Timur Soekarwo naik helikopter saat melakukan kampanye ke Kabupaten Malang dan Kota Malang. Di depan ratusan warga, Soekarwo berjanji siap memberdayakan ekonomi perempuan.

Kampanye pertama digelar di wilayah Turen, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2013). Warga yang hadir dalam kampanye tersebut mayoritas kaum pria, pengurus, dan kader partai pengusung serta beberapa guru madrasah diniyah dengan menggunakan seragam batik berlogo Kementerian Agama.

Dalam orasinya, Soekarwo berjanji akan memulai membenahi ekonomi perempuan. "Karena dengan melakukan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu akan tertata. Ibu adalah sosok yang banyak tahu kebutuhan rumah tangganya," katanya.

Soekarwo berjanji soal gaji para buruh atau pekerja perempuan. "Gajinya harus dipikirkan. Soal pemberdayaan ekonomi secara umum akan ditata mulai dari desa dengan teori keadilan. Masing-masing desa dan kelurahan jelas tak bisa disamakan anggarannya. Karena adil tak harus sama," kata Soekarwo.

Ditemui usai orasi, soal menghadiri hampanye ke beberapa kota menggunakan holikopter, Soekarwo mengaku menyewa ke pihak perusahaan rokok ternama di Jawa Timur. "Saya sewa helikopter, bukan untuk mewah-mewahan, tapi demi efektivitas waktu," kilah Soekarwo.

Soekarwo mengaku bersama Syaifullah Yusuf harus menghadiri tiga kota/kabupaten setiap harinya. "Jika tidak sewa heli, khawatir tidak bisa maksimal menghadiri kampanye. Kasihan masyarakat yang sudah lama menunggu dan ingin ditemui secara langsung," kata Soekarwo lagi.

Ahmad Rizqi, seorang guru madrasah diniyah (madin) yang hadir dalam kampanye tersebut, mengaku, Soekarwo adalah sosok yang peduli terhadap pendidikan, khususnya madin. "Para guru madin banyak terbantu. Karena itu, para guru madin siap mendukung untuk melanjutkan program Karsa (Karwo-Syaiful)," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.