Kompas.com - 15/08/2013, 11:26 WIB
LSM Gerakan Ganyang Mafia Hukum melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Bandung, tepat pada sidang perkara suap hakim yang menghadirkan terdakwa Setyabudi Tejocahyono, Kamis (15/8/2013) KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaLSM Gerakan Ganyang Mafia Hukum melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Bandung, tepat pada sidang perkara suap hakim yang menghadirkan terdakwa Setyabudi Tejocahyono, Kamis (15/8/2013)
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Tak kurang dari 15 orang dari Gerakan Ganyang Mafia Hukum (GGMH) melakukan aksi demonstrasi di depan Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (15/8/2013).

Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan gelar sidang suap hakim yang menghadirkan terdakwa Setyabudi Tejocahyono.

"Tertangkapnya Setyabudi Tejocahyono membuka tabir perkorupsian dan praktik-praktik perampokan uang rakyat yang dilakukan jenderal-jenderal Pemkot Bandung dan aparat penegak hukum," kata koordinator aksi GGMH, Torkis Parlaungan Siregar, saat ditemui di sela aksi.

Torkis menegaskan, banyak kebobrokan yang ditunjukkan dalam penegakan hukum membuat rakyat tidak percaya lagi dengan lembaga peradilan dan penegak hukum. "Banyak keanehan, kejanggalan, dan ketidakberesan jauh sebelum perkara bantuan sosial (bansos) Kota Bandung disidangkan," tegasnya.

Menurut Torkis, telah banyak pimpinan lembaga/instansi, ormas, LSM yang bermain dengan rezim Pemerintah Kota Bandung untuk merampok uang rakyat dan negara demi mendapatkan dana bansos/hibah sekalipun penerima tidak terpenuhi syarat mendapatkannya.

Uang bansos, kata dia, diterima, tetapi tidak ada kegiatan. Selain itu, terkadang kegiatan ada, tetapi nilainya tidak sesuai dengan besarnya nilai bansos. Bahkan, ada penerima yang tidak memberikan laporan pertanggungjawaban ke Pemkot Bandung.

Torkis pun mengaku khawatir jika kolega Setyabudi di Pengadilan Negeri akan memberikan hukuman ringan kepada mantan hakim tersebut. "Untuk itu, kami mengajak masyarakat untuk memantau proses persidangan," ucapnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.