Kompas.com - 14/08/2013, 22:20 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorKistyarini

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 5.771 narapidana di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan di Jawa Tengah akan menerima remisi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara 226 napi diantaranya akan bebas pada hari kemerdekaan tersebut.

Jumlah total narapidanadi seluruh Jawa Tengah adalah 11.377 dengan rincian 8.495 orang merupakan napi dan 2.802 lainnya adalah tahanan. Sedang di Lapas Kedungpane Semarang, sebanyak 524 napi akan menerima remisi dan 22 diantaranya akan langsung bebas.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Jawa Tengah Pramono mengatakan 5.545 napi masih akan melanjutkan masa hukuman karena hanya menerima remisi RU 1.

Para napi itu merupakan penghuni 44 Lapas dan rumah tahanan yang ada di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan saat upacara penyerahan remisi Kemerdekaan RI di Lapas Kedungpane Semarang Rabu (14/8/2013).

Acara itu dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih, yang kemudian meninjau bengkel kerja para warga binaan. Seperti pembuatan sepatu, sepatu lukis, kaos, tas dan aneka kerajinan tangan lain.

Kepala LP Kedungpane Ibnu Chuldun mengatakan di lapas tersebut dilakukan pembinaan sesuai minat dan bakat agar saat bebas nanti, para napi bisa bekerja atau berwirausaha.

"Mereka harus diberikan kesempatan dan peluang agar saat keluar nanti tidak lagi terjerumus pada hal yang melanggar hukum," katanya.

Salah satu produk andalan di bengkel lapas tersebut yakni sepatu kulit. Alat-alat yang ada disediakan oleh seorang pengusaha sepatu. Pemasaran sudah meliputi kantor-kantor pemerintahan di Jakarta ataupun di sekitar Jawa Tengah. Bahkan permintaan produk tersebut semakin melimpah.

"Pak Menteri dan Pak Dirjen juga pakai sepatu ini, seluruh petugas lapas juga pakai sepatu ini. Seperti karyawan, mereka juga mendapat upah yang bisa diberikan pada keluarga," katanya.

Berbagai kegiatan itu untuk melatih para warga binaan. Selain membuat sepatu, terdapat napi yang juga membuat karya lain seperti tas, keset dan berbagai kerajinan tangan lainnya.

"Yang mau pinter potong rambut juga ada pelatihannya, yang nantinya mau jualan bakso juga bisa, jadi memang disesuaikan dengan minat bakat mereka agar menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat,"jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X