Kompas.com - 14/08/2013, 14:24 WIB
Khofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur,  saat berkampanye di Lapangan Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (14/8/2013). KOMPAS.com/ M AGUS FAUZUL HAKIMKhofifah Indar Parawansa, calon Gubernur Jawa Timur, saat berkampanye di Lapangan Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (14/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEDIRI, KOMPAS.com — Khofifah Indar Parawansa, calon gubernur Jawa Timur, dalam kampanyenya di Kediri, Jawa Timur, Rabu (14/8/2013), menjanjikan pembangunan asrama yang terintegrasi dengan sistem pendidikan yang baik bagi anak-anak petani keluarga tidak mampu.

"Kediri ini merupakan daerah pertanian. Nanti kita bangun asrama agar anak-anak dari petani kurang mampu juga mendapatkan hak kehidupan yang lebih baik," kata Khofifah Indar Parawansa di hadapan pendukungnya di Lapangan Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Gambaran asrama itu, menurut cagub yang berpasangan dengan Herman S Sumawiredja ini, akan disesuaikan dengan ciri khas Kediri yang merupakan basis pesantren. Nantinya, diharapkan para lulusan asrama itu akan menjadi pribadi yang unggul dan berkah.

"Kami sudah menghitung, biaya satu asrama 8 miliar hingga 10 miliar," imbuh Ketua Pusat Muslimat NU ini.

Untuk wilayah pesisir, Khofifah mengatakan perlunya pembangunan SMK kelautan untuk menunjang pendidikan anak-anak dari keluarga nelayan. Begitu pula dengan daerah-daerah lain, pembangunannya harus disesuaikan dengan potensi wilayah tersebut.

Pemerataan pendidikan itu, menurutnya, perlu dilakukan karena merupakan hak setiap warga negara. Selama ini, amanat dalam undang-undang menunjukkan bahwa sekurang-kurangnya 20 persen anggaran diperuntukkan bagi pendidikan. Namun, saat ini, anggaran untuk pendidikan menurutnya baru terserap 7 persen. "Padahal, APBD kita cukup banyak, 17 triliun," imbuhnya.

Dalam kampanyenya di Kediri, cagub yang pendaftarannya sempat digagalkan oleh KPU Jatim ini juga menyapa pendukungnya di beberapa pasar tradisional dan menyeru mereka untuk mendukungnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perhelatan pilgub yang akan berlangsung pada 29 Agustus 2013 itu akan diikuti oleh empat pasangan calon, yaitu Soekarwo-Saefullah Yusuf, Eggi Sudjana-Muhammad Sihat, Bambang DH-Said Abdullah, serta Khofifah-Herman.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X