Uang Mahar Kurang, Anggota Kopassus Nyaris Dihakimi Massa

Kompas.com - 13/08/2013, 17:48 WIB
MAKASSAR, KOMPAS.com — Gara-gara mahar yang dinilai kurang, calon pengantin pria, Prada Justamal, yang merupakan anggota Kopassus Kartasura, Solo, Jawa Tengah, nyaris dihakimi keluarga calon pengantin wanita di Dusun Gantaran, Desa Taeng, Kecamatan Pallagga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, Justamal berniat mempersunting Irmawati dengan mahar atau uang panai sebesar Rp 50 juta. Justamal baru membayar panjar sebesar Rp 10 juta dan sisanya sebesar Rp 40 juta akan dibayarkan setelah uang pinjaman di koperasi cair.

Pihak keluarga Justamal (berjumlah 40 orang) yang mendatangi rumah Irmawati hendak menyerahkan uang panai sempat tertahan karena jumlah uang yang dibawa tidak sesuai dengan kesepakatan.

Pihak keluarga Irmawati merasa dipermalukan karena uang yang disepakati sebesar Rp 50 juta tidak dapat diserahkan saat itu juga, Senin (12/8/2013) malam. Oleh karena itu, pihak keluarga Irmawati marah dan nyaris menghakimi Justamal.


Beruntung kemarahan pihak keluarga Irmawati diredam oleh polisi, dan keluarga Justamal menjelaskan permasalahan uang panai yang akan diselesaikan sesuai dengan kesepakatan.

Kepala Polres Gowa Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Lafri Prasetyo yang dikonfirmasi Selasa (13/8/2013) mengatakan, peristiwa itu hanya dipicu kesalahpahaman. Namun, amuk massa berhasil dikuasai setelah mereka mendapat penjelasan dari Justamal yang ditengahi oleh polisi.

"Tidak sampai menghakimilah, cuma nyaris. Hanya kesalahpahaman saja, di mana Justamal baru membayar uang panai Rp 10 juta beberapa waktu lalu, dan semalam hanya dibawakan Rp 25 juta. Massa tenang, setelah mendengar sisa uang panai Rp 25 juta akan dibayarkan setelah uang cair dari Koperasi tempat Justamal meminjam. Uang Rp 25 juta akan diserahkan setelah hari pesta, yakni tanggal 21 Agustus mendatang," kata Lafri.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X