Kompas.com - 13/08/2013, 17:40 WIB
Ryan Kurniawan (17), korban bentrokan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Desa Blimbing, Paciran, Lamongan dirujuk ke Rumah Sakit Medika, Tuban, Senin (12/08/2013) pagi. SURYARyan Kurniawan (17), korban bentrokan antara massa Front Pembela Islam (FPI) dan warga di Desa Blimbing, Paciran, Lamongan dirujuk ke Rumah Sakit Medika, Tuban, Senin (12/08/2013) pagi.
Penulis Ariane Meida
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Muchsin Alatas, membenarkan pernyataan DPD FPI Jawa Timur bahwa peristiwa di Lamongan adalah murni peristiwa bentrokan antara dua kelompok masyarakat yang tidak ada kaitannya dengan FPI.

Ia juga menegaskan, DPW FPI Lamongan tidak termasuk yang dilantik sebagai bagian dari DPW FPI se-Jatim oleh DPP FPI pada Tahun 2010. "Itu bukan FPI masyarakat yang bentrok di sana. FPI Lamongan secara de jure belum ada, waktu pelantikan FPI Jatim gak ada," ujar Muchsin saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/8/2013).

Muchsin mengatakan, DPW FPI Lamongan memang pernah meminta untuk dilantik. Namun, DPP FPI tidak pernah menyetujuinya karena mereka tidak disiplin dan tidak mau mengikuti aturan yang diberlakukan oleh DPP FPI.

"Mereka tidak disiplin, tidak mau diatur, semaunya sendiri. Bahkan, mereka menganggap DPP FPI sebagai thoghut (tunduk pada selain Allah) karena tunduk kepada hukum negara," ujar Muchsin.

Sebelumnya diberitakan, dua unit sepeda motor dibakar dan dua rumah dirusak menyusul bentrokan antara massa FPI dan warga di Lamongan. Bentrokan juga mengakibatkan seorang warga setempat terluka.

Polisi menemukan bangkai motor itu di sekitar pantai di Dusun Dengok, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran. Bentrokan itu diduga dipicu aksi penganiayaan terhadap seorang istri anggota FPI.

Kejadian itu membuat massa FPI melakukan sweeping untuk mencari pelakunya. Aksi sweeping itu tak membuahkan hasil sehingga anggota FPI meluapkan amarahnya dengan melakukan perusakan. Warga yang tidak terima balas melakukan penyerangan di dusun yang terkenal sebagai sarang FPI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X