Kompas.com - 13/08/2013, 16:51 WIB
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengungkapkan, pemerintah terus berupaya agar warga pengungsi dari Sampang, Jawa Timur dapat kembali pulang ke kampung halamannya. KOMPAS.COM/DEYTRIMenteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengungkapkan, pemerintah terus berupaya agar warga pengungsi dari Sampang, Jawa Timur dapat kembali pulang ke kampung halamannya.
|
EditorGlori K. Wadrianto
KOLAKA, KOMPAS.com — Sebuah dokumen rahasia lengkap dengan lambang garuda dan kop Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bocor ke publik di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Surat yang bernomor X.700/105/SJ perihal: Laporan Hasil Permintaan Keterangan atas Dugaan Penyalahgunaan Wewenang oleh Plt. Bupati Kolaka seketika menjadi perbincangan hebat di Kolaka.

Pasalnya, surat ini adalah inti dari pernyataan Kementerian Dalam Negeri yang secara jelas mengatakan, proses mutasi jabatan dan nonjob serta pengangkatan pejabat di Pemda Kolaka tidak sah.

Dalam surat sebanyak dua lembar ini secara jelas tertulis ketidak-sahan SK Plt Bupati Kolaka Nomor 198 Tahun 2013 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat struktural eselon II b dan SK Plt Bupati Kolaka Nomor 199 Tahun 2013 tentang pengangkatan dan pemberhentian pejabat struktural eselon II a tanggal 26 April 2013 yang me-nonjob-kan satu pejabat eselon II,a.

Tidak sah karena tidak mematuhi ketentuan angka 2 huruf a Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 820/2038/SJ tanggal 24 April 2013.

Demikian pula dalam beberapa poin lain di surat tertanggal 2 Agustus 2013 yang dikeluarkan di Jakarta, yang menyebutkan semua SK Plt Bupati Kolaka terkait proses mutasi tidak sah. Dalam narasi berikutnya juga ditegaskan agar Plt Bupati Kolaka segera meninjau kembali/membatalkan SK yang telah dikeluarkan.

Sementara itu, dalam poin terakhir surat tersebut ditegaskan adanya konsultasi dengan DPRD Kabupaten Kolaka untuk mendapatkan persetujuan dalam hal pengalihan status kepegawaian pejabat Pemerintah Kabupaten Kolaka ke Kabupaten Kolaka Timur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhir lembaran ini tertulis nama Menteri Dalam Negeri Gumawan Fauzi yang dilengkapi dengan stempel Kementerian Dalam Negeri dan ditandatangani.

Surat ini juga ditembuskan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, Inspektur Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Inspektur Kabupaten Kolaka, dan Ketua DPRD Kabupaten Kolaka.

"Ini sudah jadi konsumsi publik di Kolaka. Kalau segera tidak terselesaikan atau tidak ada solusi, bisa bahaya. Akan ada konflik besar di Kolaka. Saya harap agar Plt Bupati Kolaka Amir Sahaka segera bertindak dan tegas dalam masalah ini. Ini lanjutan dari proses mutasi jabatan lebih 200 orang saat Amir Sahaka menerima surat sebagai Plt Bupati. Saat itu sehari setelah terima surat, langsung mutasi," kata Herman, Koordinator LSM Lingkar Demokrasi Rakyat, di Sulawesi Tenggara, Selasa (13/8/2013).

Herman menambahkan, memang saat proses mutasi, non-job dan pengangkatan pejabat baru yang jumlahnya lebih 200 orang tersebut sempat memengaruhi pola pikir masyarakat Kolaka.

"Ini yang harus kita jaga, kalau sampai kacau Kolaka akibat kebijakan yang diduga melanggar. Surat Kementerian Dalam Negeri yang bersifat rahasia itu memang riskan. Namun, itu telah bocor ke publik jadi harus cepat ada tindakanlah," ujarnya.

Plt Bupati Kolaka Amir Sahaka memang telah melakukan dua kali pelantikan pejabat sesaat setelah menerima SK pelaksana tugas bupati dari Mendagri. Sejak saat itulah persoalan ini semakin besar, bahkan Gamawan Fauzi pun telah menekankan secara langsung kepada Plt Bupati Kolaka agar segera menyelesaikan masalah ini.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.