511 Pengungsi Rokatenda Dievakuasi ke Maumere

Kompas.com - 12/08/2013, 18:22 WIB
Foto letusan Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/8/2013). AFP PHOTOFoto letusan Gunung Rokatenda di Pulau Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/8/2013).
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 511 pengungsi letusan Gunung Rokatenda telah dievakuasi ke luar Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Sebagian besar diungsikan ke Maumere dan ke titik aman di Uwa, Desa Reruwerere, Pulau Palue melalui Pantai Cua di Desa Nitunglea.

"Hingga hari ini 511 jiwa di sekitar Gunung Rokatenda dievakuasi keluar dari Pulau Palue ke Maumere," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers yang diterima, Senin (12/8/2013).

Sutopo menjelaskan, sebagian besar pengungsi adalah warga Pulau Palue, tepatnya dari kampung Koa, Desa Rokirole dan Nitung di Desa Nitunglea. Upaya evakuasi telah dilakukan sejak Minggu (11/8/2013) hingga hari ini.

"Evakuasi menggunakan 6 buah kapal motor yang telah disiapkan Pemda Sikka dan aparat di Palue," terang Sutopo.

Di Maumere, pengungsi sementara ini ditempatkan di lapangan dengan mendirikan tenda dan aula Kantor Bappeda Sikka. Rencananya pengungsi akan di tempatkan kembali ke beberapa gedung.

Adapun, menurut Sutopo, persediaan makanan untuk pengungsi masih cukup hingga 4 hari ke depan. Sementara itu, pengungsi saat ini membutuhkan tambahan tikar, air bersih, air mineral, makanan, dan masker.

Bantuan logistik ke Maumere telah tiba di antaranya 20 ribu masker, 500 paket sandang, 500 paket family kit, 500 paket kid ware, dan 1.000 selimut.

Untuk diketahui, Gunung Rokatenda meletus pada Sabtu (10/8/2013). Terdapat lima desa yang berada di zona merah itu yakni Desa Desa Rokirole, Lidi, Nitunglea, Ladolaka, dan Tuanggeo. Namun, diperkirakan masih ada ribuan warga yang menolak dievakuasi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Erupsi Sabtu Malam, Ketinggian Kolom 3.000 Meter

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Antisipasi Dampak Corona, Pemkab Manggarai Barat Bebaskan Retribusi Hotel dan Restoran di Labuan Bajo

Regional
Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik, Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Dinyatakan Sembuh

Regional
Local Lockdown' Kota Tasikmalaya: Semua Transportasi Umum Tak Boleh Masuk, Pengusaha Angkutan Umum Diminta Tak Panik

Local Lockdown" Kota Tasikmalaya: Semua Transportasi Umum Tak Boleh Masuk, Pengusaha Angkutan Umum Diminta Tak Panik

Regional
Gunung Merapi Meletus untuk Kedua Kalinya pada Hari Ini

Gunung Merapi Meletus untuk Kedua Kalinya pada Hari Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X