Gubernur Jabar: Pembunuhan Sisca Mengerikan

Kompas.com - 12/08/2013, 15:42 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan KOMPAS.com/Indra AkuntonoGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, kasus pembunuhan terhadap Branch Manager PT Venera Multi Finance Franciesca Yovie adalah sebuah kasus pembunuhan yang mengerikan.

"Mengerikan ada kejadian seperti itu karena hadir pada dunia modern dan beradab seperti ini," kata Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Bandung, Senin (12/8/2013).

Terkait telah ditangkapnya dua orang pelaku pembunuhan Franciesca Yovie, Heryawan menyerahkan proses hukum selanjutnya kepada pihak kepolisian.

"Proses penyelesaiannya kita serahkan kepada pihak yang berwenang, seperti kepolisian dan kejaksaan," kata dia.

Dia masih tidak bisa membayangkan dengan tindakan yang diperbuat oleh dua pelaku itu kepada gadis tersebut. "Nggak kebayang orang bisa melakukan hal seperti itu. Hal kecil bisa menjadi sadis gitu. Ngeri saya membayangkannya," ujar Heryawan.

Saat ini, polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan Franciesca Yovie, yakni berinisial W dan A, di dua lokasi dan waktu yang berbeda.

Seperti diberitakan, tubuh Sisca ditemukan berlumuran darah di sebuah lapangan di Cipedes. Kedua pelaku menyergap Sisca dan menyeretnya sejauh sekitar 500 meter dari rumah kosnya di Jalan Setra Indah Utara 11, Sukajadi, Kota Bandung, Senin (5/8/2013).

Dalam pemeriksaan di Satreskrim Polrestabes Bandung, kedua pelaku mengaku tidak bermaksud membunuh Sisca. Mereka hanya berniat mengambil tas yang berada di dalam mobil Sisca yang terbuka.

Menuru A dan W, Sisca berusaha melawan dan merebut kembali tas itu. Namun, dia justru terseret karena rambutnya tersangkut di sepeda motor. W yang membawa golok berusaha menebas rambut Sisca, tetapi justru mengenai kepalanya. Polrestabes Bandung masih mendalami pengakuan kedua pelaku.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Polisi Aceh Perketat Wilayah Laut, Antisipasi TKI dari Malaysia

Regional
Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Masuk ke Kota Padang Wajib Gunakan Masker jika Tak Ingin Kena Denda

Regional
Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Regional
Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Ditemukan 21 Klaster Penyebaran Virus Corona di Jatim, Pelatihan Petugas Haji Terbesar

Regional
Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Dalam 3 Hari, Tiga PDP di Banjarmasin Meninggal, 2 Orang Positif Covid 19

Regional
Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Sumbangan Berdatangan, Ribuan APD Siap Dibagikan kepada Tim Medis

Regional
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Pasien Positif Corona di Riau Bertambah Jadi 11 Orang

Regional
Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Kisah Haru Tiga Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Tenaga Medis Beli Masker

Regional
Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Bocah 5 Tahun Tiba-tiba Menghilang Saat Diajak Ibunya Isi Pulsa, Besoknya Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

Regional
Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Gempa 6,1 M Guncang Maluku Utara, Warga di Sitaro, Sulut, Sempat Keluar Rumah

Regional
Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Cegah Corona, Pemkab Nias Selatan Tutup Akses Masuk Wilayah

Regional
Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Tak Bayar Rp 700.000, Penumpang Ojol Ini Hanya Tinggalkan Sandal Jepit, Begini Ceritanya

Regional
2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

2 Desa di Rokan Hulu Dilanda Banjir

Regional
PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X