Pemerintah Anggarkan Rp 14 M untuk Pengungsi Rokatenda

Kompas.com - 12/08/2013, 10:46 WIB
Gunung Api Rokatenda, di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/4/2013) diamati dari Pos Pengamatan di Ropa, Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Pulau Flores terlihat masih mengeluarkan asap setinggi sekitar 50 meter. Pulau gunung api setinggi 875 meter di atas permukaan laut atau 3000 meter di atas dasar laut itu mengalami peningkatan aktivitas sejak Oktober 2012, dan sampai Selasa kemarin masih dalam status siaga. Dari Oktober 2012 hingga awal April ini sedikitnya telah terjadi lima kali letusan. 

KOMPAS/SAMUEL OKTORAGunung Api Rokatenda, di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (2/4/2013) diamati dari Pos Pengamatan di Ropa, Desa Keliwumbu, Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, Pulau Flores terlihat masih mengeluarkan asap setinggi sekitar 50 meter. Pulau gunung api setinggi 875 meter di atas permukaan laut atau 3000 meter di atas dasar laut itu mengalami peningkatan aktivitas sejak Oktober 2012, dan sampai Selasa kemarin masih dalam status siaga. Dari Oktober 2012 hingga awal April ini sedikitnya telah terjadi lima kali letusan.

KUPANG, KOMPAS.com — Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalokasikan dana lebih dari Rp 14 miliar untuk merelokasi ribuan warga korban letusan Gunung Rokatenda, di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPBD NTT Tini Tadeus kepada Kompas.com, Senin (12/8/2013) pagi. "Warga yang diungsikan adalah yang berada di sekitar zona merah kawasan Gunung berapi Rokatenda. Kepada para pengungsi, pemerintah juga sudah sediakan uang relokasi senilai Rp14 miliar lebih," kata Tadeus.

Menurut Tadeus, lima desa yang masuk kawasan zona merah itu berjarak kurang lebih 3 kilometer dari Gunung Rokatenda. Lima desa itu ialah Desa Rokirole, Lidi, Nitunglea, Ladolaka, dan Tuanggeo.

"Sebagian besar pengungsi kini telah dievakuasi ke Maumere dan Maurole, Kabupaten Sikka dan Ropa, Kabupaten Ende," beber Tadeus.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Eduardus Desa Pante, mengatakan, jumlah warga lima desa yang telah dievakuasi berjumlah 2.754 warga.

"Kita sudah lakukan evakuasi sejak Sabtu kemarin, dengan rinciannya, sebanyak 1.337 warga di Maumere, Kabupaten Sikka dan di Ropa, Kabupaten Ende, terdapat 1.417 warga. Sementara itu, 2.561 warga lainnya menolak untuk dievakuasi karena terkendala budaya warga setempat," ujar Eduardus.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Seluruh ODP Corona di Lhokseumawe Diberi Biaya Hidup Rp 200.000 Per Hari

Regional
'Social Distancing' Tak Efektif, Jabar Buka Opsi 'Lockdown' Zona Merah Covid-19

"Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Regional
Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Warga Solo Ciptakan Portal Disinfektan Khusus Driver Ojek Online

Regional
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Positif Terjangkit Corona

Regional
Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Dua Warga Magetan yang Positif Corona dan Meninggal ikut Seminar di Bogor

Regional
Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Diduga Sebarkan Hoaks tentang Corona, Oknum Polwan Polda Maluku Dilaporkan ke Polisi

Regional
2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

2 Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor Sembuh Setelah Jalani Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X