Kompas.com - 12/08/2013, 04:18 WIB
Kakak korban tampak menangis di atas peti mati berisi jasad Fransisca Yofie (30) alias Sisca, wanita yang diduga korban penganiayaan saat hendak dibawa dari kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin ke rumah duka Nana Rohana, Bandung, Selasa (6/8/2013). TRIBUN JABAR/DICKY FADJAR DJUHUDKakak korban tampak menangis di atas peti mati berisi jasad Fransisca Yofie (30) alias Sisca, wanita yang diduga korban penganiayaan saat hendak dibawa dari kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin ke rumah duka Nana Rohana, Bandung, Selasa (6/8/2013).
BANDUNG, KOMPAS.com - Pelaku pembunuh Sisca yang berperan sebagai eksekutor, yakni, W (39) yang berhasil diringkus di Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, Minggu, (11/8/2013), pukul 11.00 WIB ditangkap saat bonceng istrinya.

Kala itu, W dan istrinya S (40) ditangkap saat akan menjual sepeda motor milik A, jenis Satria R yang saat itu dipakai untuk mendukung aksinya membunuh korban (Sisca).

"Pelaku W ditangkap ditempat persembunyiannya di Kampung Ciawitali Desa Sukamekar, Sukanagara Kabupaten Cianjur saat akan menjual sepeda motor Satria R yang digunakan ketika itu (mengeksekusi korban, red) bernopol D 4774 CT," kata Kasubbag Humas Polres Cianjur Ajun Komisaris Polisi Achmad Suprijatna melalui siaran pers yang dilayangkan melalui pesan elektronik yang diterima Kompas.com, Minggu, (11/8/2013), malam.

W dibekuk tanpa perlawanan. Selanjutnya, kata Achmad, tersangka W bersama istrinya langsung diamankan ke Polsek Sukanagara dan kemudian ke Polres Cianjur menunggu jemputan Polrestabes Bandung.

Selanjutnya, pelaku W bersama istrinya diamankan ke Satreskrim Polrestabes Bandung untuk diperiksa.

Disebutkan Achmad, sebelumnya pelaku W lari dari daerah Bandung menuju Kampung Pasir Gede RT 03 RW 06 Desa Tajung sari Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, untuk mengecoh jejak polisi. "Pelaku menuju wilayah Cianjur Selatan dengan tujuan akan berobat alternatif," pungkasnya.

Pantauan Kompas.com saat ini pun motor jenis Satria milik A, yang saat itu digunakan untuk mengeksekusi korban sudah ada di Mapolrestabes Bandung sebagai barang bukti.

Mulanya, motor yang digunakan itu bodinya berwarna putih biru. Namun saat ini, motor itu tampak telanjang, tanpa body, hanya berbentuk rangka dan mesinnya saja.

Diberitakan sebelumnya, demi menangkap W, Polri membentuk tim gabungan. Tim gabungan yang menangkap pelaku pembunuh berinisial W itu terdiri dari Polres Cianjur, Timsus Polda Jabar, Densus 88 Polda Jabar, Resmob Polda Jabar serta tim dari Mabes Polri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.