Khofifah-Herman Berharap Suara Purnawirawan

Kompas.com - 09/08/2013, 17:05 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan.
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Khofifah Indar Parawansah-Herman S Sumawiredja (Berkah) mengaku berharap meraup suara dari purnawirawan Polri dan TNI pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur yang digelar 29 Agustus 2013.
    
"Tentu kami sangat berharap suara dari kalangan purnawirawan, baik Polri maupun TNI untuk Pilkada kali ini," ujar Herman S Sumawiredja di Surabaya, Jumat (9/8/2013).
    
Tidak hanya itu saja, mantan Kapolda Jatim tersebut juga sangat berharap pada keluarga dari purnawirawan serta TNI/Polri bisa memberikan dukungannya dan mengantar pasangan nomor urut empat ini menjadi penguasa Jatim selama periode 2014-2019.
    
Terlebih pada awal pekan lalu, pihaknya mendapat suntikan dukungan dari mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso yang secara terang-terangan menyatakan mendukung dan mendoakan "Berkah" menjadi gubernur.
    
"Dukungan dari Pak Djoko sangat berguna dan merupakan suntikan tenaga bagi kami untuk menambah keoptimisan dalam Pilkada Jatim ini. Terima kasih dan kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada beliau," kata dia.
    
Herman menilai, sosok Djoko Santoso sebagai orang yang pernah menjadi pemimpin tertinggi di unsur TNI membuat kerabat dan anak buahnya akan mengikuti meski tanpa diperintah.
    
"Di dalam militer, rasa solidaritas itu sangatlah tinggi. Begitu juga di unsur Polri. Karena itu, tanpa diperintah pun sudah tahu mana yang akan dipilih nantinya," kata pria yang pernah menjabat Dewan Pengawas PDAM Kota Surabaya tersebut.
    
Herman juga mengakui, dukungan dari keluarga TNI, Polri maupun purnawirawan sangatlah diharapkan. Apalagi, lanjut dia, sampai saat ini tercatat sekitar 2 juta orang yang termasuk dalam Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan POLRI (Pepabri) Jawa Timur.
    
"Nah, kalau dikalikan tiga saja, berapa orang yang sudah mendukung kami? Tentu kami sangat berharap dukungannya, tapi bukan memanfaatkan organisasinya untuk mendukung saya sebagai salah seorang purnawiran Polri," katanya.
    
Selama ini, pihaknya mengaku kerap melakukan komunikasi dan menjaga silaturahim dengan anggota Pepabri, khususnya di Jatim. Meski tidak meminta dukungan langsung, kata Herman, pihaknya tetap berharap dipilih dan terus intensif berkomunikasi. (Sudharma Adi)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Regional
Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X