Rayakan Lebaran, Remaja Masjid Terbangkan Balon Udara

Kompas.com - 08/08/2013, 16:52 WIB
Untuk merayakan Lebaran, remaja masjid Miftahul Ulum Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, menerbangkan balon udara karya sendiri, Kamis (8/8/2013). SURYA/SRI WAHYUNIKUntuk merayakan Lebaran, remaja masjid Miftahul Ulum Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, menerbangkan balon udara karya sendiri, Kamis (8/8/2013).
EditorKistyarini

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Ada sejumlah cara unik umat Islam merayakan hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah. Seperti yang dilakukan remaja masjid Miftahul Ulum Desa Sumberasri Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Kamis (8/8/2013).

Mereka menerbangkan dua balon udara untuk memeriahkan Lebaran. Balon udara itu terbilang sederhana. Hanya berbahan plastik putih, yang biasanya digunakan untuk menutup tanaman cabai atau semangka.

Tahun ini remaja masjid Mifathul Ulum membuat dua balon. "Satu balon dibuat remas (remaja masjid), sementara satunya hasil karya anak-anak TPQ," ujar Nuryadi, pengurus masjid setempat kepada Surya.

Balon buatan remaja masjid berukuran tinggi 18 meter dan berdiamater 10 meter, sementara buatan anak-anak TPQ berukuran tinggi 9 meter berdiameter 10 meter. "Ini setiap tahun dibuat, diterbangkan usai salat Idul Fitri," lanjut Nur.

Perlu waktu tiga hari untuk membuat satu balon. Biaya pembuatan dua balon itu mencapai Rp 200.000. "Ya jadi hiburan buat warga sini," katanya. (Sri Wahyunik)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

[POPULER NUSANTARA] ABK Meninggal Dibuang ke Laut | Raja Agung Sejagat Minta Maaf

Regional
Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Fakta KM Panji Saputra Hilang Kontak, Angkut Drum Avtur hingga Basarnas Kerahkan Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X