Kompas.com - 06/08/2013, 15:08 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Pada saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang kasus pembunuhan Fransisca Yofie (30) atau Sisca, kepolisian memeriksa beberapa CCTV yang terpasang di sekitar dekat kejadian, Selasa (6/8/2013), mulai dari tempat korban diseret hingga tempat korban ditelantarkan dan diduga dibacok pelaku.

Dari hasil olah TKP tersebut, polisi berhasil menemukan ceceran darah dan potongan rambut yang diduga milik korban. Polisi pun tidak menemukan barang korban yang hilang.

"Tidak ada barang yang hilang. Dari hasil olah TKP ulang ini, jarak dari pertama kali diseret sampai ditemukan oleh warga itu, jaraknya sekitar 1 kilometer. Dalam CCTV terlihat ada yang bergerak, tetapi tak terlihat jelas karena gelap. Tapi, kami masih dalami lagi," ujar Kepala Polsek Sukajadi AKP Sumi kepada wartawan di lokasi olah TKP di kawasan Lapang Abra, Jalan Cipedes Tengah, RT 07/RW 01 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Bandung.

Sebelumnya, polisi sudah melakukan oleh TKP beberapa saat setelah Sisca ditemukan, Senin. Namun, olah TKP itu terkendala lokasi yang gelap dan alat penerangan yang kurang.

Sebelumnya diberitakan, Sisca ditemukan dengan kepala berlumuran darah di Cipedes, Bandung, Senin petang. Saat ditolong warga, perempuan yang merupakan Branch Manager PT Verena Multi Finance Tbk itu masih bernapas. Dia meninggal dalam perjalanan ke RS Hasan Sadikin.

Saat ditemukan, kepala Sisca mengalami luka terbuka yang diduga akibat luka bacokan. Saksi di lokasi kejadian, tak jauh dari Lapang Abra, Jalan Cipedes Tengah, RT 07/RW 01, Kelurahan Cipedes, sempat melihat pelaku menyeret korban di jalan.

"Saat ditemukan, ditolong warga, korban masih bernapas. Korban mengenakan baju blazer hitam dan celana panjang katun hitam. Baju dan celana sobek-sobek, diduga bekas diseret. Korban meninggal sewaktu perjalanan ke rumah sakit," ujar Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung AKBP Trunoyudo Wisnu Andhiko seperti dikutip Tribun Jabar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.