Polisi: Imigran Gelap Manfaatkan Momen Lebaran

Kompas.com - 06/08/2013, 12:57 WIB
Sebanyak 70 imigran asal Afganistan diamankan di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (6/8/2013). KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHASebanyak 70 imigran asal Afganistan diamankan di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (6/8/2013).
|
EditorKistyarini

TASIKMALAYA, KOMPAS.com — Wakil Kepala Polres Tasikmalaya Komisaris Nana Sumarna mengatakan, puluhan imigran gelap asal Afganistan yang ditangkap di kawasan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, diduga memanfaatkan momen Lebaran untuk menyeberang demi mencari suaka ke Australia.

Dengan menyewa kapal nelayan, mereka mencoba mengelabui konsentrasi petugas polisi yang saat ini sibuk mengamankan jalur mudik Lebaran.

"Ya, kayaknya mereka sengaja hari ini dan akan dekat dengan Lebaran melakukan penyeberangan. Mereka tahu sekarang semua polisi sibuk mengamankan jalur mudik Lebaran," ujar Nana kepada sejumlah wartawan di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (6/8/2013) siang.

Namun, Nana mengklaim bahwa kerawanan imigran gelap di pesisir Tasikmalaya selatan ini telah diprediksi sebelumnya sehingga petugas Polsek dan Polair Cipatujah berhasil menangkap puluhan imigran gelap ini.

"Sebelumnya memang kawasan pantai Cipatujah diprediksi akan rawan imigran gelap memasuki Lebaran ini. Terlebih, kami sudah mendapatkan perintah dari Polda Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan di sepanjang pantai selatan Jawa," tambah Nana.

Diberitakan sebelumnya, Polres Tasikmalaya kembali menangkap imigran gelap sebanyak 70 orang, asal Afganistan, di Pantai Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (6/8/2013) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Mereka ditangkap saat hendak menaiki beberapa kapal nelayan untuk menyeberang ke Australia. Kapal nelayan pun batal melaut setelah beberapa petugas kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan para imigran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Pria Ditodong Pistol Mainan Usai Antar Pacar, Ponsel dan Uang Raib, Pelaku Ditangkap

Regional
Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Mumpung Harga Cabai Rawit Rp 90.000 Per Kg, Petani Beramai-ramai Memanen meski Belum Matang

Regional
5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

5 Pasang Kepala Daerah di Kalsel Akan Dilantik secara Tatap Muka

Regional
Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Vaksinasi Tahap Kedua Digelar Awal Maret, Kadinkes Ambon: Kita Prioritaskan Lansia

Regional
Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Ancaman Erupsi Gunung Merapi Berubah, Obyek Wisata Ketep Pass Kembali Dibuka

Regional
Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Jelang Pelantikan, Bupati dan Wabup Terpilih Gunungkidul Jalani Swab Antigen

Regional
Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Jelang Pelantikan, Gibran: Siapa Bilang Hari Pertama Senin, Besok Langsung Gas

Regional
Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Vaksinasi Covid-19 untuk Guru, Ganjar: Bagaimana Siswanya, Ikut Divaksin Tidak?

Regional
Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Pakai APBD Senilai Rp 1,8 M, Pemkot Denpasar Lanjutkan Sewa Hotel untuk Pusat Karantina

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Februari 2021

Regional
Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Demi Tutupi Hubungan Terlarang, Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu dan Selingkuhan

Regional
Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Ini Kegiatan yang Dilakukan Eri Cahyadi Jelang Dilantik Jadi Wali Kota Surabaya

Regional
Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Geledah Rumah Tersangka Korupsi Migas Blok Mahakam, Kejati Kaltim Sita 3 Mobil Mewah

Regional
Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Seusai Mengantar Pacar, Pria di Palembang Ini Ditodong Pistol Mainan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X