Kompas.com - 05/08/2013, 22:36 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEFAMENANU, KOMPAS.com — Satu unit speed boat hasil pengadaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, dengan pagu anggaran sebesar Rp 910.808.800, saat ini rusak dan tak dipakai.

Proses pengadaan kapal itu pun diduga bermasalah. Pasalnya, dana ratusan juta diduga telah dikorupsi oleh delapan orang yang kini mendekam di dalam sel Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kefamenanu, sebagai tahanan titipan dari Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

Terkait rusaknya kapal itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi, Senin (5/8/2013), mengaku akan membuat perhitungan total kerugian ulang.

“Awalnya, perhitungan kerugian negara sesuai dengan hasil audit BPKP Provinsi NTT sebesar Rp 121.183.000. Tapi ketika kita melihat kondisi kapal yang seperti itu, dan tidak bisa digunakan lagi, maka total kerugian negara bisa mencapai Rp 600 juta karena pengadaan kapal itu tidak bermanfaat sama sekali,” kata Dedie.

Hal itu tentunya akan berpengaruh pada hukuman bagi para terdakwa dalam sidang yang bakal dihadiri saksi ahli dari BPKP pada 22 Agustus 2013 mendatang.

DPK Kabupaten TTU pada tahun anggaran 2009 melakukan pengadaan kapal pengawas speed boat untuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) perikanan Wini, Kecamatan Insana Utara, dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Pagunya Rp 910.808.800.

Rinciannya, perencanaan sebesar Rp 91.852.000, pengadaan Rp 757.201.500, dan pengawasan sebesar Rp 65.100.000. Pengadaan speed boat itu kemudian dikontrakkan kepada Direktris PT Ina Mandiri, Dina Florentina Tupen, dengan nilai Rp 757.201.500.

Berdasarkan fakta lapangan, pekerjaan rampung hanya 82,94 persen, tetapi pencairan dana 100 persen. Total kerugian negara yang ditimbulkan dari pelaksanaan proyek tersebut sebesar Rp 120 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.