Pedagang Sayur di Kediri Tewas Terlindas Bus

Kompas.com - 05/08/2013, 15:31 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas ShutterstockIlustrasi kecelakaan lalu lintas
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com — Seorang pedagang sayur tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan lalu lintas dengan bus PO Harapan Jaya di Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (5/8/2013).
 
Katimo (55), pedagang sayur itu, tewas di tempat kejadian dengan kondisi tubuh yang cukup mengenaskan. Warga Ngampel, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, ini mengalami luka parah pada bagian kepala serta patah tulang di beberapa bagian tubuhnya.
 
Sementara motor Honda Supra AG 3095 DJ yang dikendarainya mengalami kerusakan cukup parah dan kini diamankan di pos polisi terdekat.
 
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi tepat di depan lokasi pembangunan RS Gambiran II itu bermula dari kedatangan Katimo dengan kendaraan lengkap keranjangnya dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Tepat di lokasi kejadian, ia berusaha mendahului kendaraan lainnya yang ada di depan dari sisi kanan.
 
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, meluncur bus Harapan Jaya nomor polisi AG 7995 UR yang dikendarai Lasono Tri Sanyoto (37), warga Sidoarjo. Karena kendaraan Katimo berjalan terlalu ke kanan hingga melampaui as jalan, kecelakaan pun tidak dapat terhindarkan.
 
"Diduga pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah depannya sehingga terjadi tabrakan," kata Ipda Maga, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, kepada Kompas.com.
 
Kini kendaraan yang terlibat masih diamankan kepolisian setempat. Sementara jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara. Para penumpang bus jurusan Trenggalek-Surabaya dialihkan ke bus lainnya. Selain korban jiwa, kerugian materiil akibat peristiwa itu mencapai Rp 1.000.000.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X