Kereta Dilempari, PT KAI Perketat Pengamanan

Kompas.com - 05/08/2013, 13:21 WIB
|
EditorFarid Assifa
KEBUMEN, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperketat pengamanan perjalanan kereta api di antara Stasiun Gombong dan Kebumen, Jawa Tengah. Hal itu menyusul aksi pelemparan batu pada KA Kutojaya Selatan jurusan Kiara Condong Bandung-Kutoarjo.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional V Purwokerto Surono, Senin (5/8/2013), mengatakan, pihaknya menerimpa laporan adanya pelemparan batu pada Sabtu lalu saat KA Kutojaya Selatan hendak memasuki Stasiun Kebumen. Pelemparan terjadi pada malam hari.

"Kaca jendela retak, tapi tidak tembus ke dalam gerbong. Jadi, tidak ada penumpang terluka," ujarnya.

Menurut Surono, hasil identifikasi menunjukkan bahwa aksi itu kerap dilakukan oleh anak-anak iseng. Mereka kerap melakukan pelemparan di Stasiun Gombong-Kebumen dan Stasiun Prupuk-Kretek di Kabupaten Brebes. "Biasanya anak-anak tinggal di sekitar jalur itu yang melakukannya," ucapnya.

Menurut dia, aksi pelemparan tersebut merugikan PT KAI karena biaya perbaikan kereta cukup mahal. Biaya penggantian kaca jendela yang pecah atau retak saja mencapai Rp 500.000 per unit.

"Selain itu, jika ada yang terluka, kami juga wajib mengganti biaya rawat," tambah Surono.

Untuk mengantisipasi aksi berulang, PT KAI berkoordinasi dengan aparat keamanan wilayah setempat, personel Kepolisian Brimob, dan Polisi Khusus KA (Polsuska) yang mengawal perjalanan kereta.

Surono menyadari, keterbatasan personel pengamanan dan luasnya areal rawan menyebabkan aksi itu sulit diberantas. Oleh karena itu, dia meminta pengertian dari masyarakat di sepanjang jalur KA untuk ikut menghormati para penumpang KA dengan tidak melempari kereta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Wali Kota Salatiga Perintahkan Pendampingan Disabilitas Dilakukan Menyeluruh

Regional
Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Debat Pilkada Putaran Kedua, Gibran Ingin Solo Utara Jadi Pusat Perdagangan, Bajo Bangun Jalan Layang

Regional
Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Tenda Terendam Air Hujan, Ribuan Pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Direlokasi

Regional
Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Diterjang Puting Beliung, 23 Rumah Warga di Kalsel Porak-poranda

Regional
BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

BNPB: Jalur Evakuasi di Gunung Semeru Harus Segera Dibangun

Regional
Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani 'Swab Test'

Bupati Positif Covid-19, Puluhan Pejabat Pemkab Bantaeng Jalani "Swab Test"

Regional
Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Bayi Laki-laki Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Pinggir Jalan

Regional
Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Strategi Paslon Majukan Daerah, Gibran Fokus Pemulihan Ekonomi, Bajo Gandeng Koalisi Rakyat

Regional
8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

8 Demonstran Terlibat Ricuh di Depan KPU Sulsel Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Satgas Sebut Pemerintah Pusat Keliru Sampaikan Data Covid-19 di Papua karena Masalah Sistem

Regional
Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Imbas Kerumunan Penonton Sepak Bola di Serang, Seorang Kapolsek Dicopot

Regional
7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

7 Kabupaten yang Gelar Pilkada di NTT Kekurangan Surat Suara

Regional
Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Video Viral Sebuah Bus Lawah Arah Saat Macet, Sopir Akhirnya Kabur karena Dipukuli Massa

Regional
22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

22 Nakes Positif Covid-19, Poli Rawat Jalan RSUD dr Moh Saleh Tutup 2 Hari

Regional
Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Menkopolhukam Perintahkan Aparat Tangkap Ali Kalora dan Pengikutnya Sebelum Natal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X