Kompas.com - 04/08/2013, 16:51 WIB
Panenan cabai merah tahun ini jeblok karena cabai rusak dan membusuk akibat cuaca buruk. Akibatnya harga cabai terus naik. Harga cabai merah di Gresik Jawa Timur Minggu (3/2/2013) mencapai Rp 23.000 per kilogram.
KOMPAS/ADI SUCIPTOPanenan cabai merah tahun ini jeblok karena cabai rusak dan membusuk akibat cuaca buruk. Akibatnya harga cabai terus naik. Harga cabai merah di Gresik Jawa Timur Minggu (3/2/2013) mencapai Rp 23.000 per kilogram.

BIREUEN, KOMPAS.com - Pedagang dan kaum ibu di Kota Bireuen, Aceh, mengeluhkan "pedasnya" harga cabai merah, tidak sampai seminggu menjelang Lebaran.

Pada Minggu (4/8/2013), harga bumbu pokok tersebut mencapai Rp 60.000 per kilogram di Pasar Inpres Bireuen. Kenaikannya mencapai Rp 15.000 hingga Rp Rp 20.000, karena pada Sabtu (3/8/2013), harganya masih berkisar antara Rp 40.000 - Rp 45.000 per kilogram.

Menurut sejumlah pedagang cabai merah di pasar tradisional, fluktuasi harga cabai merah menyebabkan minimnya pasokan di tingkat pedagang.

“Kalau biasanya banyak agen kecil atau pemilik kebun sendiri yang memasarkan ke kami dengan harga nego, tapi hari ini melonjak sehingga stok diperoleh sedikit sulit,” ungkap Heri, pedagang rempah di pasar depan Koramil Bireuen.

Kata dia, kenaikan harga cabai terus melonjak naik sejak Mei kemarin hingga mencapai dua kali lipat dari sebelumnya. “Seingat saya paling tinggi dulu harga cabai Rp 30.000 per kilogram, tapi sekarang rata-rata di atas Rp 40 ribu harga jualnya,” ujar lelaki ini.

Maryati, seorang IRT mengeluhkan kenaikan cabai yang dirasanya semakin seulit menjelang lebaran Idul Fitri mendatang. “Meugang mau dekat tapi harga cabai yang dominan digunakan memasak daging malah naik,” cetusnya tinggi.

Ia berpendapat Pemerintah tak peka terhadap perekonomian warga yang semakin sulit sejalan naiknya BBM kemarin. “Memang warga dibantu BLSM, tapi kan tidak semua. Ditambah kebutuhan yang naik serentak beraneka ragam, apalagi kebutuhan dapur yang perlunya tiap hari seperti ini,” tandas Maryati gusar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.