Kompas.com - 04/08/2013, 14:31 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie. dian maharaniKepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie.
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian mencatat ada 161 kasus kejahatan yang terjadi pada H-5 Lebaran atau tepatnya Sabtu (3/8/2013).

Operasi Ketupat kali ini dimulai 2 Agustus 2013 atau H-6 lebaran. Pada hari pertama terjadi kejahatan 193 kasus. Dengan perincian jenis kejahatan di antaranya kejahatan konvensional 188 kasus, kejahatan transnasional 2 kasus, kejahatan terhadap kekayaan negara 3 kasus, sementara kejahatan yang berimplikasi kotijensi nihil.

Kejahatan yang menonjol selama mudik Lebaran di antaranya pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian jendaraan bermotor (curanmor), dan penganiayaan. Pada Jumat (2/8/2013) dari 61 kasus yang terjadi dapat dirinci di antaranya curat sebanyak 21 kasus, curas 2 kasus, curanmor 25 kasus, dan penganiayaan berat 12 kasus.

Kemudian pada H-5 Lebaran atau Sabtu (3/8/2013) terjadi 161 kasus kejahatan dengan perincian kejahatan konvensional 155 kasus, kejahatan trans nasional 4 kasus, kejahatan kekayaan negara 2 kasus dan kejahatan berimplikasi kontinjensi nihil. Sementara kasus menonjol yang terjadi selama 3 Agustus 2013 di antaranya curat 16 kasus, curas 2 kasus, curanmor 18 kasus, dan penganiayaan berat 4 kasus.

"Kasus menonjol di antaranya pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam yang terjadi di wilayah Polda Sumatera Utara. Kejadian di jalan raya dimana pelaku memepet korbannya kemudian mengambil sepeda motornya," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny Franky Sompie kepada wartawan, Minggu (4/8/2013).

"Kemudian pencurian dengan kekerasan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Jawa Timur, pelaku memepet korban yang mengendarai sepeda motor di Jalan raya kemudian korban dibacok dan sepeda motornya diambil," sambung Ronny.

Ronny pun menjelaskan empat wilayah rawan kejahatan selama operasi ketupat 3 Agustus 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rangking wilayah rawan kriminalitas, pertama Jawa Timur 52 kasus, kedua Sumatera Barat 18 kasus, ketiga Jawa Tengah 14 kasus, dan keempat wilayah Polda Metro Jaya sebanyak 10 kasus," ungkapnya.

Sementara pada H-6 lebaran atau 2 Agustus 2013, kejahatan banyak terjadi di wilayah Jawa Tengah 28 kasus, Jawa Timur 28 kasus, Sulawesi Tenggara 21 kasus, Kalimantan Timur 15 kasus, dan Polda Metro Jaya 12 kasus.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.