Mudik Lewat Nagreg, Kurangi Kecepatan Kendaraan

Kompas.com - 02/08/2013, 19:09 WIB
Kendaraan melintasi ruas jalan lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013). Lingkar Nagreg merupakan jalur yang biasa digunakan sebagai jalur arus balik dari Jawa Tengah menuju Bandung. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Kendaraan melintasi ruas jalan lingkar Nagreg, Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/7/2013). Lingkar Nagreg merupakan jalur yang biasa digunakan sebagai jalur arus balik dari Jawa Tengah menuju Bandung.
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com- Kapolres Bandung AKBP Ahmad Yamin mengimbau setiap pemudik yang melintasi jalur Nagreg Kabupaten Bandung, Jawa Barat, agar mengurangi kecepatan kendaraan. Bukan hanya di jalur Nagreg lama saja, tetapi juga berlaku untuk jalur lingkar Nagreg.

"Pada saat memasuki Nagreg lama dan lingkar, kurangi kecepatan karena jalannya menanjak dan menurun cukup curam," kata Yamin saat ditemui di Pos Pengamanan Terpadu Cagak Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/8/2013).

Yamin juga mengingatkan kepada pemudik yang membawa kendaraan roda empat agar mengisi bahan bakar minyak (BBM) lebih awal dan tidak menunggu hingga tanki bensin kosong. Menurut Ida, jika terjebak macet dalam kondisi bensin kosong bisa menjadi sumber kemacetan baru.

"Bila ada kesempatan mengisi BBMsegera isi. Jangan menunggu kosong. Khawatirnya kehabisan BBM, kalau lolos dari macet semua akan mencari pom bensin terdekat. Malah menimbulkan kemacetan," tuturnya.

Selain itu, meski intensitas curah hujan di daerah Nagreg sudah mulai berkurang, namun untuk para pemudik yang menggunakan sepeda motor diimbau pula untuk tetap membawa pelindung hujan seperi jas hujan dan ponco karena cuaca yang tidak menentu.

"Polisi juga menggelar rest area. Jadi kalau ngantuk jangan diteruskan silahkan manfaatkan rest area untuk pelaksanaan mudik," ucapnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Perjuangan Sertu Palemba Saat Gempa, Dekap Anak Istri Ketika Bangunan Runtuh

Regional
Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X