Kompas.com - 02/08/2013, 16:23 WIB
Memasuki H-6 Lebaran, Jalur mudik menuju Timur Jawa melalui Nagreg, Kabupaten Bandung Jawa Barat masih terlihat lengang dari arus kendaraan besar dan kecil. Menurut Kepala Polres Bandung AKBP Ahmad Yamin, hingga Kamis, (2/8/2013) pukul  15.00 WIB, volume kendaraan belum meningkat. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaMemasuki H-6 Lebaran, Jalur mudik menuju Timur Jawa melalui Nagreg, Kabupaten Bandung Jawa Barat masih terlihat lengang dari arus kendaraan besar dan kecil. Menurut Kepala Polres Bandung AKBP Ahmad Yamin, hingga Kamis, (2/8/2013) pukul 15.00 WIB, volume kendaraan belum meningkat.
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com - Volume kendaraan pemudik melalui jalur mudik Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, diprediksi bakal meningkat pada Jumat (2/8/2013) malam.

"Prediksi kita sore ini pemudik sudah mulai menetes," kata Kapolres Bandung AKBP Ahmad Yamin saat ditemui di Pos Pengamanan Terpadu Cagak Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/8/2013).

Ia juga memprediksi puncak arus mudik bakal terjadi pada H-4 Lebaran, Minggu (4/8/2013).      "Kepadatan mulai pagi hingga malam hari," sambungnya.

Lebih lanjut Ahmad Yamin menambahkan, hingga saat ini dia juga belum menerima laporan peningkatan volume kendaraan di Gerbang Tol Cikopo.

"Belum ada laporan dari Cikopo, Karena di sana kan, gerbang dan keran pembagi arus kapan harus ke selatan, kapan harus ke utara," Ahmad Yamin menjelaskan

Pada Kamis (1/8/2013) sekitar pukul 21.00 WIB malam, dia mengaku sempat dikejutkan dengan peningkatan volume kendaraan secara tiba-tiba. Namun, kata dia, keramaian tersebut ternyata bukan berasal dari Jakarta, melainkan dari sekitaran Bandung.

"Karena ada kemeriahan dari arah Bandung, untuk jalur Nagreg lama sudah diberlakukan one way (satu arah) pada pukul 21:00 WIB malam tadi," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah kendaraan sejak pukul 00.00 WIB semalam hingga pukul 15.07 WIB sore ini tercatat sebanyak 13.045 mobil dan 32.462 sepeda motor telah melintasi Jalur Nagreg. Dengan rincian sebanyak 657 mobil dan 1060 sepeda motor rata-rata per 30 menit.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.