Sejumlah Buruh di Semarang Di-PHK Jelang Lebaran

Kompas.com - 02/08/2013, 15:41 WIB
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com — Sekitar lima buruh Huawei Tech Investment Semarang akan menerima pemutusan hubungan kerja (PHK) menjelang Lebaran. PHK dilakukan secara bertahap sejak Februari hingga Juli 2013.

"Saya termasuk yang di-PHK," kata mantan Ketua Serikat Pekerja Huawei Tech Investment Semarang, Victor Dethan, ditemui sesusai mengadu ke Komisi D DPRD Kota Semarang, Jumat (1/8/2013).
   
Dari lima buruh yang di-PHK tersebut, tiga merupakan pengurus dan dua lainnya anggota dari serikat pekerja.

"Tuntutan kami adalah dipekerjakan kembali, apalagi sebelumnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Semarang juga telah menganjurkan kepada perusahaan agar para buruh dipekerjakan kembali," katanya.

Victor menjelaskan, sebenarnya Disnakertrans dan DPRD Kota Semarang telah berupaya melakukan mediasi antara buruh dan pengusaha. Namun, pihak dari pengusaha tidak pernah hadir.
   
Seusai menerima aduan dari para buruh, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Fajar Adi Pamungkas mengaku pihaknya akan kembali mengupayakan adanya mediasi antara buruh dan pengusaha.
   
"Kami juga telah meminta Disnakertrans Kota Semarang agar mendatangi perusahaan. Perusahaan harus menjelaskan alasan tidak bersedia segera mempekerjakan kembali para buruh," katanya.

Jika upaya mempekerjakan kembali para buruh tidak dapat ditempuh, maka seharusnya perusahaan juga segera menjalankan kewajibannya memberikan pesangon kepada para buruh yang di-PHK.
   
Fajar mengakui menjelang Lebaran, dia kembali menerima tiga surat aduan terkait persoalan para buruh di Kota Semarang.

"Seluruh aduan yang berkaitan dengan THR harus segera ditindak. Akan tetapi, sejauh ini untuk pembagian THR sudah berjalan sesuai regulasi yang ada," kata Fajar.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X