Kompas.com - 02/08/2013, 09:55 WIB
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com — Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke toko-toko swalayan dan pasar tradisional.

Dalam beberapa kali sidak, BPOM menemukan tingginya praktik kemas ulang produk akhir pangan. Pelaku praktik ini, biasanya para pemilik toko membongkar produk pangan yang sudah dikemas, lalu memisah-misahkannya ke dalam kemasan yang lebih kecil, kemudian memberi label baru untuk memperdagangkannya kembali.

Menurut salah seorang petugas pemeriksaan dan penyidikan layanan BPOM Gorontalo Adjis Sandjaya, praktik semacam ini cukup tinggi di Gorontalo. Setiap kali melakukan sidak, BPOM pasti menemukan praktik ini di toko-toko.  

“Bahkan di supermarket dan swalayan pasti ada,” kata Adjis.

Adjis menyebut, dari temuan BPOM, produk akhir pangan yang paling sering dikemas ulang di toko-toko swalayan adalah margarin dan cokelat butir. Menurut Sartono yang merupakan koordinator sidak BPOM, produk akhir pangan yang telah dikemas ulang berbahaya dan merugikan konsumen.

Alasannya, kemasan baru yang digunakan tidak terjamin keamanan dan kebersihannya. Alasan lain karena pelaku praktik kemas ulang biasanya tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa sesuai dengan yang tertera di kemasan asal produk tersebut.

“Konsumen jadi tidak menyadari kapan masa berlaku suatu produk berakhir,” ungkap Sartono.

Menurutnya, praktik ini melanggar Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan. Pelakunya bisa dijatuhi sanksi administratif dari denda sampai berujung penghentian izin usaha.

Sartono mengakui banyak pelaku usaha yang tidak mengetahui larangan ini. Karena itu, pihak BPOM berupaya lebih gencar melakukan sosialisasi.

“Untuk saat ini kita sosialisasi di toko-toko besar dahulu, selanjutnya kita akan sosialisasi sampai ke kios-kios dan pedagang kecil,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.