Kompas.com - 01/08/2013, 21:42 WIB
Bus Cahaya Murni, Jurusan Atambua-Kupang, Yang Membawa 60 Orang penumpang, Terguling dan Masuk ke Jurang di Kelurahan Fautoin, Kecamatan Insana, KabupatenTimor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Kompas.com/Sigiranus marutho BereBus Cahaya Murni, Jurusan Atambua-Kupang, Yang Membawa 60 Orang penumpang, Terguling dan Masuk ke Jurang di Kelurahan Fautoin, Kecamatan Insana, KabupatenTimor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

KEFAMENANU, KOMPAS.com – Bus angkutan umum, Cahaya Murni yang mengangkut 60 orang penumpang dari Kupang hendak ke Atambua, Kabupaten Belu, masuk ke dasar jurang sedalam 5 meter di jalur trans Timor kilometer 37, tepatnya di Kelurahan Fautoin, Kecamatan Insana, KabupatenTimor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (1/8/2013). Akibatnya 58 orang mengalami luka ringan, sementara itu dua penumpang lainnya mengalami luka parah.

Kapolsek Insana Iptu Petrus Liu ditemui Kompas.com di lokasi kecelakaan, Kamis (1/8/2013) mengatakan, saat ini korban yang mengalami luka ringan sedang dirawat di puskesmas terdekat, sedangkan dua penumpang yang terluka parah langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu untuk menjalani perawatan secara internsif.

Menurut keterangan sejumlah saksi, bus Cahaya Murni tujuan Atambua hendak menyalip mobil lain di depan. Namun pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju dengan kencang Bus Prima berpenumpang. Karena panik, sopir bus Cahaya Murni akhirnya membelokan mobil ke arah kanan jalan hingga terjungkal masuk jurang.

"Jumlah penumpang dua mobil itu mencapai 60 orang dan mengalami luka semua, bus yang satu terguling masuk jurang, sedangkan bus Prima masih berada di tepi jalan, kondisinya juga ringsek parah,” lanjutnya.

Menurut Liu, pihaknya saat ini masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk memintai keterangan dari sejumlah saksi mata maupun sopir dua bus nahas tersebut.

"Untuk keperluan penyelidikan, sopir bus Prima sudah kita amankan di kantor Polsek Insana, sedangkan sopir bus Cahaya Murni yang melarikan diri masih kita cari sampai dapat sehingga bisa kita mintai keterangannya juga,” kata Liu.

Sementara itu, Patrisius Ale, salah satu korban kecelakaan menyatakan, peristiwa itu terjadi dalam waktu sangat singkat. Tiba-tiba saja mobil sudah terguling bersama semua penumpang di dalamnya.

“Kami semua penumpang yang ada di dalam bus kebanyakan terluka, termasuk saya luka kena pecahan kaca di kaki dan tangan,” jelas Patrisius.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.