Kompas.com - 01/08/2013, 20:40 WIB
Pasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAPasangan bakal calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (kanan) dan Herman Surjadi Sumawiredja menjalani sidang lanjutan dugaan pelangaran etik oleh komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, di Jakarta, Senin (29/7/2013). Agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ahli dan rencananya Rabu, 31 Juli mendatang sidang dilanjutkan kembali dengan agenda membacakan putusan.
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Herman Suryadi Sumawireja tidak ingin penjegalan atas pencalonannya kembali terulang. Untuk menutup peluang itu, Herman meminta KPU Jawa Timur membuka daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Jatim.

"Ya, pencalonan saya dan Khofifah (Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa) memang dijegal. Ke depan, untuk menutup potensi kecurangan, saya ingin KPU membuka DPT, menyerahkannya kepada semua calon dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)," ujar Herman seusai diskusi dengan tema "Menguak Kecurangan Pilkada di Indonesia" di Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Dia juga meminta agar data pemilih diaudit oleh auditor independen. Proses audit, katanya, harus berbasis teknologi informasi. Selain itu, Herman meminta pengiriman kertas dan hasil penghitungan suara dilakukan secara terbuka dengan pengawasan yang ketat.

"Proses pengiriman suara harus diuji dulu," tandasnya.

Mantan Kepala Kepolisian Daerah Jatim itu menambahkan, pihaknya akan membahas soal itu dengan KPU dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim.

"Kami ingin bicarakan ini dengan KPU dan Bawaslu di sana (Jatim)," tuturnya.

Ia mengungkapkan, kecurangan dalam penyelenggaraan Pilkada Jatim pada 2009 lalu dilakukan dengan menggelembungkan daftar pemilih tetap (DPT).

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemilihan Umum pusat akhirnya menetapkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Herman Suryadi Sumawireja sebagai pasangan calon Gubernur (cagub) dan Wakil Gubernur Jatim dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2013. Khofifan-Herman otomatis diberi nomor urut 4 pada perhelatan demokrasi itu.

"Meninjau ulang atau membatalkan keputusan KPU Jatim tentang Penetapan Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam Pilkada Jatim 2013 dan mengganti dengan keputusan KPU yang isinya menetapkan pasangan Khofifah-Herman sebagai peserta Pilkada Jatim 2013," kata Ketua KPU Husni Kamil Manik pada keterangan pers, Rabu (31/7/2013).

Keputusan KPU itu dibuat berdasarkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memenangkan gugatan Khofifah-Herman yang dibacakan Ketua DKPP Jimly Asshidique pada Rabu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.