Banjir Ambon, Pencarian Tiga Warga Negeri Lima Dihentikan

Kompas.com - 01/08/2013, 15:05 WIB
Tim SAR memulai pencarian korban banjir Ambon dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekira pukul 02.00 Wit, Rabu (31/7/2013). Dalam pencarian tersebut, Tim SAR menggunakan dua speed boat karet dan langsung menyisir perairan teluk Ambon sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Ambon. KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYTim SAR memulai pencarian korban banjir Ambon dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekira pukul 02.00 Wit, Rabu (31/7/2013). Dalam pencarian tersebut, Tim SAR menggunakan dua speed boat karet dan langsung menyisir perairan teluk Ambon sekitar 30 kilometer dari Pelabuhan Ambon.
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com — Tim SAR akhirnya menghentikan pencarian terhadap tiga warga Desa Negeri, Kecamatan Leihutu, Kabupaten Maluku Tengah, yang dinyatakan hilang saat air bah dari jebolnya bendungan Wai Ela menerjang desa tersebut pada Kamis (24/7/2013) lalu.

Ketiga warga tersebut adalah Muhsin Mahulau (63), Sedek Mahulau (42), dan Kalsum Uluputty (74).

Kepala Sub Pencarian Korban Hilang Kantor SAR Ambon, Andreas Johanes, Kamis (1/8/2013), mengakui bahwa selama pencarian muncul rintangan terkait cuaca buruk. Andreas menjelaskan, tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang pantai desa tersebut.

Bahkan pencarian dilakukan hingga mencapai jarak 50 kilometer dari kawasan pantai desa Negeri Lima, tetapi tidak berhasil menemukan ketiga korban. “Kami terus mencari, namun upaya tersebut tidak juga berhasil menemukan ketiga korban. Kami menduga korban dibawa arus ke laut lepas,” ujarnya.

Andreas menjelaskan, berdasarkan hasil laporan keluarga, ketiga korban saat bencana banjir berada di permukiman desa, dan tidak sempat menyelamatkan diri. “Tapi mau bagaimana lagi, kami sudah mengupayakan pencarian dengan maksimal, hasilnya tidak ditemukan,” kata Andreas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Wakil Gubernur Jabar: 5.000 Kiai Akan Dites Corona, Pesantren Berpotensi Jadi Klaster Baru

Regional
Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X