Kompas.com - 01/08/2013, 14:41 WIB
Sebanyak 50 guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH), menyerbu kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis(1/8/2013). Mereka menuntut pembayaran tunjangan daerah tahun 2013 sebesar Rp. 300.000 yang belum dicairkan hingga saat ini. 
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaSebanyak 50 guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH), menyerbu kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis(1/8/2013). Mereka menuntut pembayaran tunjangan daerah tahun 2013 sebesar Rp. 300.000 yang belum dicairkan hingga saat ini.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Sebanyak 50 guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH), menyerbu kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Kamis (1/8/2013).

Di dalam halaman Kantor Disdik, puluhan guru honorer mulai dari guru, TK, SD, SMP, SMK, MI, SLB dan lain-lain, melakukan aksi demonstrasi. Mereka menuntut pembayaran tunjangan daerah tahun 2013 sebesar Rp 300.000 yang belum dicairkan dengan metode cair tunda hingga kini.

"Pencairannya dulu disanggupi pada bulan April, tapi sampai kini belum ada kejelasan," kata Ketua FKGH Yanyan Herdian dalam orasinya.

Yanyan menambahkan, meski tidak besar jumlahnya, tetapi uang tersebut sangat berarti. Terlebih, mendekati hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah, harga-harga mulai melambung. "Kami minta uang tersebut bisa dicairkan paling lambat tanggal 5 Agustus," tegasnya.

Sementara itu, pada saat mediasi dengan pelaksana Tugas Kepala Disdik Kota Bandung Dadang Supriatna, pihaknya membantah jika dana tunjangan dengan total Rp 62,1 miliar itu mandek di Dinas Pendidikan Kota Bandung.

"Alokasinya ada di DPKAD (Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Kita kewajibannya hanya menyuplai data. Uang belum ada di Disdik," jelasnya.

Menurut Dadang, ada perbedaan data guru honorer antara tahun 2013 ini dan data guru honorer yang diberikan tunjangan pada tahun lalu. Jika pada tahun lalu terdapat 17.250 orang guru honorer, maka tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 19.677 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini adalah data setelah dua kali diverifikasi. Ada angka yang tidak pas dengan anggaran," bebernya.

Setelah melalui perdebatan panjang, kedua belah pihak akhirnya menyepakati untuk memberikan surat ke DPKAD sebagai pihak yang berwenang mencairkan.

Dalam isi surat tersebut, para guru honorer pasrah jika harus menerima tunjangan daerah tidak secara utuh atau di bawah Rp 300 ribu. Bagi mereka dana tersebut bisa dicairkan secepatnya. Pasalnya, alokasi Rp 62,1 miliar untuk 17.250 orang guru honorer nantinya akan dibagikan ke 19.677 orang guru honorer yang merupakan data Disdik Kota Bandung yang sudah terverifikasi.

"Penyalurannya melalui komite sekolah dan Yayasan guru honorer di sekolah masing-masing," kata Dadang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.