Kompas.com - 01/08/2013, 14:27 WIB
Salah seorang sopir Bus Kota Magelang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tidar Kota Magelang Jawa Tengah, Kamis (1/8/2013). KOMPAS.com/IKA FITRIANASalah seorang sopir Bus Kota Magelang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Terminal Tidar Kota Magelang Jawa Tengah, Kamis (1/8/2013).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAGELANG, KOMPAS.com – Tim gabungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan Kota Magelang menggelar pemeriksaan kesehatan bagi awak angkutan umum di Terminal Tidar Kota Magelang, Jawa Tengah.

Sejak Kamis (1/8/2013) pagi, sudah 17 orang sopir angkutan umum telah menjalani tes kesehatan di pos yang telah disediakan.

Pantja Kuntjara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang menerangkan, pemeriksaan tersebut meliputi tekanan darah, kadar alkohol, dan amphetamine atau zat aktif dalam ekstasi. “Kadar alkohol diperiksa melalui nafas, sedangkan amphetamine kami periksa melalui urine,” kata Pantja di sela-sela pemeriksaan.

Usai diperiksa, kata Pantja, mereka diberi kartu kesehatan yang berfungsi sebagai rekam medik. Sehingga, jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan lanjutan ataupun pemeriksaan di lain tempat, maka kartu tersebut bisa dipakai sebagai monitoring kelayakan kesehatan sopir.

Dikatakan Pantja, pemeriksaan kesehatan ini merupakan pemeriksaan rutin menjelang Lebaran. Mengingat para sopir itu akan membawa para pemudik menuju kampung halamannya.

Kesehatan para awak angkutan khususnya sopir merupakan salah satu faktor risiko kecelakaan yang kerap terjadi di jalan. “Sopir yang tidak sehat, tentu akan menganggu konsentrasi saat mengemudi. Ini tentu akan membahayakan. Target kita hari ini 50 orang awak angkutan umum menjalani pemeriksaan,” imbuh Pantja.

Demi memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik, lanjut Pantja, pihaknya juga akan membuka pos pelayanan kesehatan di Puskesmas Terminal Tidar Magelang. Puskesmas itu berdiri berkat kerjasama dengan Polres Magelang Kota, Dishubkominfo, PMI dan dinas terkait.

Kepala UPTD Terminal Tidar Magelang, Eko Priyono menyambut baik pemeriksaan kesehatan bagi awak angkutan, demi keamanan dan kenyamanan penumpang. Hanya saja, kata Eko, masih banyak awak angkutan yang masih enggan memeriksakan diri, karena rendahnya kesadaran.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X